Thursday, March 12, 2026

TEKNOLOGI FARMASI

TEKNOLOGI FARMASI

1. Pengertian Teknologi Farmasi

Teknologi Farmasi adalah cabang ilmu farmasi yang mempelajari cara merancang, membuat, memformulasi, memproduksi, dan mengevaluasi sediaan obat agar aman, efektif, stabil, dan mudah digunakan oleh pasien.

Ilmu ini mengubah bahan obat (zat aktif) menjadi bentuk sediaan obat seperti tablet, kapsul, sirup, salep, dan injeksi.


2. Tujuan Teknologi Farmasi

Tujuan utama teknologi farmasi yaitu:

  1. Membuat obat lebih stabil

  2. Mempermudah penggunaan obat

  3. Menjamin dosis obat tepat

  4. Meningkatkan efektivitas terapi

  5. Memastikan keamanan obat


3. Komponen dalam Sediaan Obat

a. Zat Aktif

Zat yang memberikan efek terapi pada tubuh.

Contoh:

  • Paracetamol → penurun demam

  • Amoxicillin → antibiotik

b. Eksipien (bahan tambahan)

Bahan yang membantu membentuk sediaan obat.

Contoh fungsi eksipien:

  • pengikat

  • pengisi

  • pelicin

  • pengawet

  • pewarna


4. Bentuk Sediaan Farmasi

A. Sediaan Padat

Contohnya:

1. Tablet

Obat padat yang dibuat dengan kompresi (penekanan).

Keuntungan:

  • mudah dibawa

  • stabil

  • dosis tepat

2. Kapsul

Obat yang dimasukkan dalam cangkang gelatin.

Keuntungan:

  • menutupi rasa pahit

  • mudah ditelan


B. Sediaan Cair

1. Sirup

Larutan obat dalam gula konsentrasi tinggi.

Contoh:
sirup obat batuk.

2. Suspensi

Sediaan cair yang mengandung partikel obat tidak larut.

Ciri:
harus dikocok sebelum diminum.

3. Emulsi

Campuran dua cairan yang tidak saling larut.

Contoh:
minyak dan air.


C. Sediaan Semi Padat

1. Salep

Digunakan untuk kulit.

2. Krim

Campuran minyak dan air.

3. Gel

Berbasis air dengan tekstur transparan.


D. Sediaan Steril

Sediaan yang bebas mikroorganisme.

Contoh:

  • injeksi

  • infus

  • tetes mata

Contoh obat injeksi:

  • Ceftriaxone


5. Proses Pembuatan Obat

Tahapan utama dalam teknologi farmasi:

1. Penimbangan

Menimbang bahan obat sesuai formula.

2. Pencampuran

Mencampur zat aktif dengan eksipien.

3. Granulasi

Proses membentuk butiran (granul) agar mudah dibuat tablet.

4. Pencetakan

Membentuk tablet menggunakan mesin tablet.

5. Pengemasan

Melindungi obat dari:

  • cahaya

  • udara

  • kelembaban


6. Uji Kualitas Obat

Obat harus diuji sebelum dipasarkan.

Beberapa pengujian:

1. Uji Keseragaman Bobot

Memastikan berat tablet seragam.

2. Uji Kekerasan Tablet

Mengukur kekuatan tablet.

3. Uji Waktu Hancur

Mengetahui berapa lama tablet hancur dalam tubuh.

4. Uji Disolusi

Mengetahui kecepatan obat larut dalam cairan tubuh.


7. Standar Pembuatan Obat

Industri farmasi harus mengikuti standar:

Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB)

Tujuannya:

  • menjamin mutu obat

  • menjamin keamanan obat

  • memastikan obat konsisten kualitasnya


8. Peran Teknologi Farmasi dalam Dunia Kesehatan

Teknologi farmasi sangat penting karena:

  • memastikan obat aman

  • memastikan obat efektif

  • memastikan obat stabil selama penyimpanan

Tanpa teknologi farmasi, obat tidak bisa diproduksi secara massal dengan kualitas yang sama.

No comments:

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi 1. Pengertian Sediaan oral khusus → obat yang diberikan melalui mulut dengan formula khus...