Friday, March 13, 2026

Kegawatdaruratan Maternal & Neonatal

Kegawatdaruratan Maternal & Neonatal


1. Pengertian

Kegawatdaruratan maternal & neonatal = kondisi yang mengancam nyawa ibu dan/atau bayi selama:

  • Kehamilan

  • Persalinan

  • Nifas

  • Periode neonatal (0–28 hari)

👉 Membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan terkoordinasi


2. Prinsip Penanganan Darurat

TIME = LIFE (waktu menentukan keselamatan)

Prinsip utama:

  1. Stabilkan kondisi pasien

  2. Identifikasi penyebab

  3. Tindakan segera

  4. Rujukan bila perlu

  5. Dokumentasi


3. Kegawatdaruratan Maternal


🩸 A. Perdarahan Obstetri (Penyebab kematian ibu no. 1)

1. Perdarahan Antepartum (sebelum persalinan)

Penyebab:

  • Plasenta previa

  • Solusio plasenta

Gejala:

⚠ Perdarahan vagina
⚠ Nyeri perut (solusio)
⚠ Syok jika berat


2. Perdarahan Postpartum (setelah melahirkan)

Penyebab utama: 4T

PenyebabPenjelasan
ToneAtonia uteri (rahim tidak berkontraksi)
TissueSisa plasenta
TraumaRobekan jalan lahir
ThrombinGangguan pembekuan darah

👉 Atonia uteri paling sering


💥 B. Preeklampsia Berat & Eklampsia

Eklampsia = preeklampsia + kejang

Tanda bahaya:

⚠ Tekanan darah sangat tinggi
⚠ Sakit kepala hebat
⚠ Pandangan kabur
⚠ Nyeri ulu hati
⚠ Kejang

Penanganan awal:

  • Amankan jalan napas

  • Posisikan miring kiri

  • MgSO₄ (oleh tenaga medis)

  • Rujukan segera


🦠 C. Infeksi Berat (Sepsis Maternal)

Terjadi saat bakteri masuk ke aliran darah.

Gejala:

⚠ Demam tinggi
⚠ Nadi cepat
⚠ Tekanan darah turun
⚠ Kesadaran menurun

Risiko tinggi pada:

  • Persalinan tidak steril

  • Ketuban pecah lama

  • Luka persalinan terinfeksi


❤️ D. Syok Obstetri

Kondisi gagal sirkulasi yang mengancam nyawa.

Penyebab:

  • Perdarahan

  • Infeksi

  • Emboli

  • Reaksi alergi berat

Gejala:

⚠ Pucat
⚠ Nadi cepat lemah
⚠ Tekanan darah rendah
⚠ Gelisah / penurunan kesadaran


4. Kegawatdaruratan Neonatal


👶 A. Asfiksia Neonatorum

Bayi tidak bernapas spontan saat lahir.

Penyebab:

  • Kekurangan oksigen saat persalinan

  • Lilitan tali pusat

  • Persalinan lama

Tanda:

⚠ Bayi tidak menangis
⚠ Napas lemah / tidak ada
⚠ Warna kebiruan
⚠ Tonus lemah

👉 Perlu resusitasi bayi baru lahir


🌡️ B. Hipotermia

Bayi kehilangan panas tubuh.

Faktor risiko:

  • Prematur

  • BBLR

  • Lingkungan dingin

Tanda:

⚠ Kulit dingin
⚠ Lemas
⚠ Napas lambat


🦠 C. Infeksi Neonatal

Terjadi akibat bakteri dari ibu atau lingkungan.

Gejala:

⚠ Demam / suhu rendah
⚠ Tidak mau menyusu
⚠ Lemas
⚠ Sesak napas


💛 D. Ikterus Berat (Bayi Kuning Berat)

Jika kadar bilirubin tinggi → risiko kerusakan otak.


5. Penanganan Awal oleh Bidan

Prinsip: ABCDE

A — Airway (jalan napas)

Pastikan terbuka

B — Breathing (napas)

Nilai dan bantu pernapasan

C — Circulation (sirkulasi)

Kontrol perdarahan, pantau nadi & tekanan darah

D — Disability (kesadaran)

Nilai respons neurologis

E — Exposure

Periksa seluruh tubuh


6. Peran Bidan S1 dalam Kondisi Darurat

Bidan S1 harus mampu:

🧠 Mengenali tanda kegawatan
⚡ Bertindak cepat
📞 Mengkoordinasikan rujukan
👩‍⚕️ Memberi pertolongan awal
📋 Mendokumentasikan tindakan

No comments:

CRITICAL CARE PHARMACY (ICU) Farmasi pada Pasien Kritis

📚 1. DEFINISI Critical Care Pharmacy adalah cabang farmasi klinis yang berfokus pada pengelolaan terapi obat pada pasien dengan kondisi m...