Kegawatdaruratan Maternal & Neonatal
1. Pengertian
Kegawatdaruratan maternal & neonatal = kondisi yang mengancam nyawa ibu dan/atau bayi selama:
-
Kehamilan
-
Persalinan
-
Nifas
-
Periode neonatal (0–28 hari)
👉 Membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan terkoordinasi
2. Prinsip Penanganan Darurat
✨ TIME = LIFE (waktu menentukan keselamatan)
Prinsip utama:
-
Stabilkan kondisi pasien
-
Identifikasi penyebab
-
Tindakan segera
-
Rujukan bila perlu
-
Dokumentasi
3. Kegawatdaruratan Maternal
🩸 A. Perdarahan Obstetri (Penyebab kematian ibu no. 1)
1. Perdarahan Antepartum (sebelum persalinan)
Penyebab:
-
Plasenta previa
-
Solusio plasenta
Gejala:
⚠ Perdarahan vagina
⚠ Nyeri perut (solusio)
⚠ Syok jika berat
2. Perdarahan Postpartum (setelah melahirkan)
Penyebab utama: 4T
| Penyebab | Penjelasan |
|---|---|
| Tone | Atonia uteri (rahim tidak berkontraksi) |
| Tissue | Sisa plasenta |
| Trauma | Robekan jalan lahir |
| Thrombin | Gangguan pembekuan darah |
👉 Atonia uteri paling sering
💥 B. Preeklampsia Berat & Eklampsia
Eklampsia = preeklampsia + kejang
Tanda bahaya:
⚠ Tekanan darah sangat tinggi
⚠ Sakit kepala hebat
⚠ Pandangan kabur
⚠ Nyeri ulu hati
⚠ Kejang
Penanganan awal:
-
Amankan jalan napas
-
Posisikan miring kiri
-
MgSO₄ (oleh tenaga medis)
-
Rujukan segera
🦠 C. Infeksi Berat (Sepsis Maternal)
Terjadi saat bakteri masuk ke aliran darah.
Gejala:
⚠ Demam tinggi
⚠ Nadi cepat
⚠ Tekanan darah turun
⚠ Kesadaran menurun
Risiko tinggi pada:
-
Persalinan tidak steril
-
Ketuban pecah lama
-
Luka persalinan terinfeksi
❤️ D. Syok Obstetri
Kondisi gagal sirkulasi yang mengancam nyawa.
Penyebab:
-
Perdarahan
-
Infeksi
-
Emboli
-
Reaksi alergi berat
Gejala:
⚠ Pucat
⚠ Nadi cepat lemah
⚠ Tekanan darah rendah
⚠ Gelisah / penurunan kesadaran
4. Kegawatdaruratan Neonatal
👶 A. Asfiksia Neonatorum
Bayi tidak bernapas spontan saat lahir.
Penyebab:
-
Kekurangan oksigen saat persalinan
-
Lilitan tali pusat
-
Persalinan lama
Tanda:
⚠ Bayi tidak menangis
⚠ Napas lemah / tidak ada
⚠ Warna kebiruan
⚠ Tonus lemah
👉 Perlu resusitasi bayi baru lahir
🌡️ B. Hipotermia
Bayi kehilangan panas tubuh.
Faktor risiko:
-
Prematur
-
BBLR
-
Lingkungan dingin
Tanda:
⚠ Kulit dingin
⚠ Lemas
⚠ Napas lambat
🦠 C. Infeksi Neonatal
Terjadi akibat bakteri dari ibu atau lingkungan.
Gejala:
⚠ Demam / suhu rendah
⚠ Tidak mau menyusu
⚠ Lemas
⚠ Sesak napas
💛 D. Ikterus Berat (Bayi Kuning Berat)
Jika kadar bilirubin tinggi → risiko kerusakan otak.
5. Penanganan Awal oleh Bidan
Prinsip: ABCDE
A — Airway (jalan napas)
Pastikan terbuka
B — Breathing (napas)
Nilai dan bantu pernapasan
C — Circulation (sirkulasi)
Kontrol perdarahan, pantau nadi & tekanan darah
D — Disability (kesadaran)
Nilai respons neurologis
E — Exposure
Periksa seluruh tubuh
6. Peran Bidan S1 dalam Kondisi Darurat
Bidan S1 harus mampu:
🧠 Mengenali tanda kegawatan
⚡ Bertindak cepat
📞 Mengkoordinasikan rujukan
👩⚕️ Memberi pertolongan awal
📋 Mendokumentasikan tindakan
No comments:
Post a Comment