Sistem Kardiovaskular (Jantung & Pembuluh Darah)
1. Pengertian Sistem Kardiovaskular
Sistem kardiovaskular adalah sistem organ yang berfungsi mengedarkan darah ke seluruh tubuh melalui jantung dan pembuluh darah.
Disebut juga:
👉 Sistem peredaran darah
Komponen utama:
❤️ Jantung
🩸 Pembuluh darah
💉 Darah
Sistem ini memastikan setiap sel tubuh mendapat oksigen dan nutrisi serta membuang zat sisa metabolisme.
2. Fungsi Sistem Kardiovaskular
🌬️ A. Transportasi Oksigen dan Nutrisi
Darah membawa:
-
Oksigen dari paru-paru ke jaringan
-
Nutrisi dari saluran pencernaan ke sel
🚮 B. Pengangkutan Zat Sisa
Mengangkut:
-
Karbon dioksida ke paru-paru
-
Produk limbah ke ginjal dan hati
🧬 C. Distribusi Hormon
Hormon dari kelenjar endokrin diedarkan ke organ target.
🌡️ D. Pengaturan Suhu Tubuh
Aliran darah membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.
🛡️ E. Pertahanan Tubuh
Sel darah putih dan antibodi diedarkan untuk melawan infeksi.
3. Komponen Sistem Kardiovaskular
❤️ A. Jantung
Jantung adalah organ berotot berongga yang berfungsi sebagai pompa darah.
Lokasi:
👉 Rongga dada bagian tengah (mediastinum), sedikit ke kiri.
Ukuran:
👉 Sekitar kepalan tangan orang dewasa.
🧱 Struktur Jantung
Jantung terdiri dari 4 ruang:
🔴 Serambi kanan (atrium kanan)
Menerima darah kotor dari seluruh tubuh.
🔴 Bilik kanan (ventrikel kanan)
Memompa darah ke paru-paru.
🔵 Serambi kiri (atrium kiri)
Menerima darah bersih dari paru-paru.
🔵 Bilik kiri (ventrikel kiri)
Memompa darah ke seluruh tubuh.
👉 Ventrikel kiri memiliki dinding paling tebal karena bekerja paling berat.
🚪 Katup Jantung
Katup memastikan aliran darah satu arah.
Jenis katup:
-
Katup trikuspid → antara atrium kanan & ventrikel kanan
-
Katup bikuspid/mitral → antara atrium kiri & ventrikel kiri
-
Katup pulmonal → ke arteri pulmonalis
-
Katup aorta → ke aorta
⚡ Sistem Penghantar Listrik Jantung
Mengatur denyut jantung.
Komponen:
-
Nodus SA (pacemaker alami)
-
Nodus AV
-
Berkas His
-
Serabut Purkinje
🩸 B. Pembuluh Darah
Saluran tempat darah mengalir.
🔴 1. Arteri
Membawa darah keluar dari jantung.
Ciri:
-
Dinding tebal dan elastis
-
Tekanan tinggi
-
Umumnya membawa darah kaya oksigen
Contoh: aorta
🔵 2. Vena
Membawa darah kembali ke jantung.
Ciri:
-
Dinding lebih tipis
-
Memiliki katup
-
Tekanan rendah
Contoh: vena cava
🧫 3. Kapiler
Pembuluh sangat kecil yang menghubungkan arteri dan vena.
Fungsi:
👉 Tempat pertukaran oksigen, nutrisi, dan zat sisa.
💉 C. Darah
Darah adalah jaringan cair yang beredar dalam tubuh.
Terdiri dari:
🟡 1. Plasma
Bagian cair (± 55%).
Mengandung:
-
Air
-
Protein
-
Elektrolit
-
Nutrisi
-
Hormon
🔴 2. Sel Darah Merah (Eritrosit)
Fungsi:
👉 Mengangkut oksigen
Mengandung hemoglobin.
⚪ 3. Sel Darah Putih (Leukosit)
Fungsi:
👉 Pertahanan tubuh terhadap infeksi.
🟣 4. Trombosit
Fungsi:
👉 Pembekuan darah saat terjadi luka.
4. Sirkulasi Darah
Ada dua jenis peredaran darah:
🌬️ A. Sirkulasi Pulmonal (Kecil)
Alur:
Jantung → Paru-paru → Jantung
Fungsi:
👉 Pertukaran CO₂ dengan O₂.
🧍♀️ B. Sirkulasi Sistemik (Besar)
Alur:
Jantung → Seluruh tubuh → Jantung
Fungsi:
👉 Menyalurkan oksigen dan nutrisi ke jaringan.
5. Siklus Jantung
Proses kerja jantung terdiri dari:
💓 A. Sistol
Fase kontraksi jantung → darah dipompa keluar.
💗 B. Diastol
Fase relaksasi → jantung terisi darah.
6. Tekanan Darah
Tekanan darah adalah tekanan darah terhadap dinding arteri.
Ditulis:
👉 Sistol / Diastol
Contoh normal dewasa:
👉 120 / 80 mmHg
7. Pengaturan Denyut Jantung
Dipengaruhi oleh:
🧠 Sistem saraf otonom
💉 Hormon
🏃 Aktivitas fisik
🌡️ Suhu tubuh
😰 Emosi
8. Perubahan Sistem Kardiovaskular pada Kehamilan
Sangat penting untuk kebidanan 👩⚕️✨
🤰 Perubahan Utama:
💉 Volume darah meningkat ± 30–50%
❤️ Denyut jantung meningkat
🩸 Curah jantung meningkat
📉 Tekanan darah bisa sedikit menurun
🫀 Beban kerja jantung meningkat
Tujuannya:
👉 Memenuhi kebutuhan ibu dan janin.
9. Gangguan Sistem Kardiovaskular yang Relevan
Contoh yang penting bagi bidan:
-
Anemia
-
Hipertensi kehamilan
-
Preeklampsia
-
Syok akibat perdarahan
-
Gagal jantung
⭐ Kesimpulan
Sistem kardiovaskular merupakan sistem vital yang berfungsi mengedarkan darah, oksigen, nutrisi, hormon, serta membuang zat sisa metabolisme. Komponen utama sistem ini adalah jantung, pembuluh darah, dan darah yang bekerja secara terkoordinasi untuk menjaga kehidupan sel dan organ tubuh.
Pada kehamilan, sistem kardiovaskular mengalami perubahan signifikan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Oleh karena itu, pemahaman tentang sistem ini sangat penting bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan, dalam memantau kondisi ibu hamil dan mendeteksi komplikasi secara dini.
No comments:
Post a Comment