Thursday, March 12, 2026

Komplikasi Kehamilan yang Harus Dikenali Bidan

Komplikasi Kehamilan yang Harus Dikenali Bidan

Komplikasi kehamilan adalah gangguan kesehatan yang terjadi selama masa kehamilan yang dapat membahayakan ibu dan janin.

Bidan harus mampu mendeteksi tanda-tanda komplikasi sejak dini agar bisa melakukan penanganan atau rujukan.


1. Perdarahan pada Kehamilan

Perdarahan selama kehamilan merupakan tanda bahaya yang serius.

Perdarahan dibagi menjadi:

  • perdarahan trimester pertama

  • perdarahan trimester kedua dan ketiga


Perdarahan Trimester 1

Terjadi pada usia kehamilan 0 – 12 minggu.

Penyebab yang sering terjadi:

1. Abortus (Keguguran)

Abortus adalah berhentinya kehamilan sebelum usia 20 minggu.

Gejala:

  • perdarahan dari vagina

  • nyeri perut bawah

  • keluarnya jaringan dari vagina

Jenis abortus:

Abortus imminens → keguguran yang masih dapat dipertahankan
Abortus inkomplet → sebagian jaringan keluar
Abortus komplet → seluruh jaringan keluar


2. Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi di luar rahim.

Lokasi yang paling sering:

tuba fallopi

Gejala:

  • nyeri perut hebat

  • perdarahan

  • pusing atau pingsan

Ini adalah kondisi darurat medis.


3. Mola Hidatidosa

Disebut juga hamil anggur.

Terjadi karena pertumbuhan abnormal jaringan plasenta.

Gejala:

  • perdarahan

  • rahim membesar terlalu cepat

  • mual muntah sangat berat


Perdarahan Trimester 3

Terjadi pada usia kehamilan lebih dari 28 minggu.


1. Plasenta Previa

Plasenta menutupi jalan lahir (serviks).

Gejala utama:

  • perdarahan tanpa nyeri

  • darah berwarna merah segar

Persalinan biasanya harus dilakukan dengan operasi caesar.


2. Solusio Plasenta

Plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum bayi lahir.

Gejala:

  • nyeri perut hebat

  • perdarahan

  • rahim terasa keras

Ini sangat berbahaya bagi ibu dan bayi.


2. Preeklamsia

Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urine.

Biasanya terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu.


Penyebab

Penyebab pasti belum diketahui, namun berhubungan dengan:

  • gangguan plasenta

  • gangguan pembuluh darah


Gejala

  • tekanan darah tinggi

  • bengkak pada wajah dan tangan

  • sakit kepala berat

  • pandangan kabur

  • nyeri ulu hati

Jika tidak ditangani bisa berkembang menjadi eklamsia.


3. Eklamsia

Eklamsia adalah preeklamsia yang disertai kejang.

Ini merupakan kondisi sangat berbahaya.

Gejala:

  • kejang

  • kehilangan kesadaran

  • tekanan darah sangat tinggi

Penanganan harus segera di rumah sakit.


4. Anemia pada Kehamilan

Anemia adalah kadar hemoglobin rendah dalam darah.

Pada ibu hamil biasanya disebabkan oleh kekurangan zat besi.


Gejala anemia

  • lemas

  • pucat

  • pusing

  • mudah lelah

Jika anemia berat bisa menyebabkan:

  • bayi lahir prematur

  • berat bayi rendah


Pencegahan

Ibu hamil harus mengonsumsi:

  • tablet tambah darah

  • makanan kaya zat besi

Contoh makanan:

  • hati

  • daging

  • sayuran hijau


5. Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional adalah diabetes yang muncul saat kehamilan.

Gejala:

  • sering haus

  • sering buang air kecil

  • bayi besar

Risiko bagi bayi:

  • bayi terlalu besar

  • kesulitan saat persalinan


Peran Bidan dalam Mendeteksi Komplikasi

Bidan harus melakukan:

  • pemeriksaan tekanan darah

  • pemeriksaan urine

  • pemeriksaan berat badan

  • pemeriksaan pertumbuhan janin

Jika ditemukan tanda bahaya, bidan harus segera merujuk ibu ke rumah sakit.


Tanda Bahaya Kehamilan yang Harus Diketahui Ibu

Ibu hamil harus segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami:

  • perdarahan

  • sakit kepala berat

  • pandangan kabur

  • nyeri perut hebat

  • gerakan bayi berkurang


No comments:

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi 1. Pengertian Sediaan oral khusus → obat yang diberikan melalui mulut dengan formula khus...