Friday, March 13, 2026

Farmakoekonomi & Pengambilan Keputusan Terapi

Farmakoekonomi & Pengambilan Keputusan Terapi


🎓 Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini membahas analisis ekonomi dalam pelayanan kesehatan untuk menentukan terapi yang efektif, efisien, dan rasional.


🎯 Capaian Pembelajaran

Mahasiswa mampu:

  1. Memahami konsep farmakoekonomi

  2. Menganalisis biaya terapi

  3. Membandingkan alternatif pengobatan

  4. Menggunakan metode CEA, CMA, CBA, CUA

  5. Mendukung keputusan berbasis evidence


📚 BAB 1 — Konsep Dasar Farmakoekonomi

Definisi

Farmakoekonomi adalah cabang ilmu yang mengevaluasi biaya dan hasil terapi obat.

Tujuan:

  • Penggunaan sumber daya kesehatan secara efisien

  • Mendukung formularium dan kebijakan obat

  • Menentukan terapi terbaik dengan biaya rasional


📚 BAB 2 — Jenis Biaya dalam Analisis

1️⃣ Biaya langsung (Direct Cost)

  • Biaya obat

  • Biaya rawat inap

  • Pemeriksaan laboratorium

2️⃣ Biaya tidak langsung (Indirect Cost)

  • Kehilangan produktivitas kerja

  • Biaya transportasi

  • Waktu perawatan keluarga

3️⃣ Biaya tidak berwujud (Intangible Cost)

  • Nyeri

  • Kecemasan

  • Penurunan kualitas hidup


📚 BAB 3 — Cost Minimization Analysis (CMA)

Digunakan bila dua terapi memiliki efektivitas yang sama.

👉 Fokus: memilih terapi dengan biaya paling rendah.

Contoh:
Obat generik vs obat paten dengan hasil klinis sama.


📚 BAB 4 — Cost Effectiveness Analysis (CEA)

Membandingkan biaya dengan efektivitas klinis.

Efektivitas diukur dalam:

  • angka kesembuhan

  • penurunan tekanan darah

  • jumlah komplikasi yang dicegah

Hasil sering dinyatakan sebagai ICER
(Incremental Cost Effectiveness Ratio)


📚 BAB 5 — Cost Utility Analysis (CUA)

Mengukur biaya terhadap kualitas hidup.

Menggunakan indikator:
👉 Quality Adjusted Life Year (QALY)

CUA cocok untuk penyakit kronis atau terapi jangka panjang.


📚 BAB 6 — Cost Benefit Analysis (CBA)

Semua manfaat dikonversi ke nilai uang.

Digunakan untuk:

  • program kesehatan masyarakat

  • kebijakan pemerintah

  • vaksinasi massal


📚 BAB 7 — Penerapan Farmakoekonomi

Digunakan pada:

  • Penetapan formularium rumah sakit

  • Program asuransi kesehatan seperti BPJS Kesehatan

  • Evaluasi teknologi kesehatan

  • Pengadaan obat nasional


📚 BAB 8 — Studi Kasus

Contoh kasus osteoarthritis:

Terapi A: paracetamol extended release
Terapi B: NSAID

Analisis mempertimbangkan:

  • biaya obat

  • efek samping lambung

  • kualitas hidup pasien

  • kebutuhan terapi tambahan


📝 Evaluasi Pembelajaran

Bentuk penilaian:

  • Tugas analisis kasus

  • Presentasi jurnal

  • Ujian tertulis

  • Proposal penelitian


📖 Kesimpulan

Farmakoekonomi membantu memastikan terapi yang dipilih:

✔ efektif secara klinis
✔ efisien secara biaya
✔ meningkatkan kualitas hidup pasien
✔ berkelanjutan bagi sistem kesehatan

No comments:

CRITICAL CARE PHARMACY (ICU) Farmasi pada Pasien Kritis

📚 1. DEFINISI Critical Care Pharmacy adalah cabang farmasi klinis yang berfokus pada pengelolaan terapi obat pada pasien dengan kondisi m...