Farmakoekonomi & Pengambilan Keputusan Terapi
🎓 Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini membahas analisis ekonomi dalam pelayanan kesehatan untuk menentukan terapi yang efektif, efisien, dan rasional.
🎯 Capaian Pembelajaran
Mahasiswa mampu:
-
Memahami konsep farmakoekonomi
-
Menganalisis biaya terapi
-
Membandingkan alternatif pengobatan
-
Menggunakan metode CEA, CMA, CBA, CUA
-
Mendukung keputusan berbasis evidence
📚 BAB 1 — Konsep Dasar Farmakoekonomi
Definisi
Farmakoekonomi adalah cabang ilmu yang mengevaluasi biaya dan hasil terapi obat.
Tujuan:
-
Penggunaan sumber daya kesehatan secara efisien
-
Mendukung formularium dan kebijakan obat
-
Menentukan terapi terbaik dengan biaya rasional
📚 BAB 2 — Jenis Biaya dalam Analisis
1️⃣ Biaya langsung (Direct Cost)
-
Biaya obat
-
Biaya rawat inap
-
Pemeriksaan laboratorium
2️⃣ Biaya tidak langsung (Indirect Cost)
-
Kehilangan produktivitas kerja
-
Biaya transportasi
-
Waktu perawatan keluarga
3️⃣ Biaya tidak berwujud (Intangible Cost)
-
Nyeri
-
Kecemasan
-
Penurunan kualitas hidup
📚 BAB 3 — Cost Minimization Analysis (CMA)
Digunakan bila dua terapi memiliki efektivitas yang sama.
👉 Fokus: memilih terapi dengan biaya paling rendah.
Contoh:
Obat generik vs obat paten dengan hasil klinis sama.
📚 BAB 4 — Cost Effectiveness Analysis (CEA)
Membandingkan biaya dengan efektivitas klinis.
Efektivitas diukur dalam:
-
angka kesembuhan
-
penurunan tekanan darah
-
jumlah komplikasi yang dicegah
Hasil sering dinyatakan sebagai ICER
(Incremental Cost Effectiveness Ratio)
📚 BAB 5 — Cost Utility Analysis (CUA)
Mengukur biaya terhadap kualitas hidup.
Menggunakan indikator:
👉 Quality Adjusted Life Year (QALY)
CUA cocok untuk penyakit kronis atau terapi jangka panjang.
📚 BAB 6 — Cost Benefit Analysis (CBA)
Semua manfaat dikonversi ke nilai uang.
Digunakan untuk:
-
program kesehatan masyarakat
-
kebijakan pemerintah
-
vaksinasi massal
📚 BAB 7 — Penerapan Farmakoekonomi
Digunakan pada:
-
Penetapan formularium rumah sakit
-
Program asuransi kesehatan seperti BPJS Kesehatan
-
Evaluasi teknologi kesehatan
-
Pengadaan obat nasional
📚 BAB 8 — Studi Kasus
Contoh kasus osteoarthritis:
Terapi A: paracetamol extended release
Terapi B: NSAID
Analisis mempertimbangkan:
-
biaya obat
-
efek samping lambung
-
kualitas hidup pasien
-
kebutuhan terapi tambahan
📝 Evaluasi Pembelajaran
Bentuk penilaian:
-
Tugas analisis kasus
-
Presentasi jurnal
-
Ujian tertulis
-
Proposal penelitian
📖 Kesimpulan
Farmakoekonomi membantu memastikan terapi yang dipilih:
✔ efektif secara klinis
✔ efisien secara biaya
✔ meningkatkan kualitas hidup pasien
✔ berkelanjutan bagi sistem kesehatan
No comments:
Post a Comment