Thursday, March 12, 2026

Pemeriksaan Ibu Hamil (Antenatal Care / ANC)

Pemeriksaan Ibu Hamil (Antenatal Care / ANC)

1. Pengertian Antenatal Care

Antenatal Care (ANC) adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu selama masa kehamilan untuk:

  • memantau kesehatan ibu

  • memantau pertumbuhan janin

  • mendeteksi risiko kehamilan

  • mencegah komplikasi

Tujuan utama ANC adalah menjamin kehamilan dan persalinan berjalan aman.


2. Jadwal Pemeriksaan Ibu Hamil

Menurut standar pelayanan kesehatan, pemeriksaan minimal:

6 kali selama kehamilan

Trimester 1
➡ 2 kali pemeriksaan

Trimester 2
➡ 1 kali pemeriksaan

Trimester 3
➡ 3 kali pemeriksaan

Semakin sering pemeriksaan dilakukan, semakin baik pemantauan kondisi ibu dan janin.


3. Anamnesis (Wawancara Ibu Hamil)

Langkah pertama pemeriksaan adalah menggali informasi dari ibu.

Yang ditanyakan bidan biasanya:

Identitas ibu

  • nama

  • umur

  • pekerjaan

  • alamat

Riwayat kehamilan sekarang

  • HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)

  • keluhan ibu

  • mual muntah

  • pusing

  • perdarahan

Riwayat kehamilan sebelumnya

  • jumlah anak

  • pernah keguguran

  • persalinan sebelumnya

Riwayat penyakit

  • hipertensi

  • diabetes

  • penyakit jantung

  • anemia


4. Pemeriksaan Fisik Ibu

Bidan kemudian melakukan pemeriksaan fisik.

Yang diperiksa:

1. Tekanan Darah

Tekanan darah normal:

110/70 – 120/80 mmHg

Jika tekanan darah terlalu tinggi bisa mengarah ke:

preeklamsia.


2. Berat Badan

Selama kehamilan kenaikan berat badan normal sekitar:

11 – 16 kg

Jika terlalu sedikit bisa menyebabkan BBLR (berat bayi lahir rendah).


3. Pemeriksaan Mata

Dilihat apakah ada tanda:

  • anemia

  • pucat


4. Pemeriksaan Payudara

Dilihat apakah:

  • puting susu menonjol

  • ada kelainan

Ini penting untuk persiapan menyusui.


5. Pemeriksaan Abdomen (Perut Ibu)

Ini pemeriksaan penting untuk menilai perkembangan janin.


A. Tinggi Fundus Uteri (TFU)

TFU adalah tinggi rahim yang diukur dari tulang kemaluan sampai puncak rahim.

Digunakan untuk memperkirakan:

  • usia kehamilan

  • pertumbuhan janin

Contoh:

20 minggu → TFU sekitar setinggi pusar.


B. Palpasi Leopold

Ini teknik meraba perut ibu untuk mengetahui posisi bayi.

Ada 4 langkah Leopold.


Leopold 1

Untuk mengetahui bagian janin yang berada di fundus rahim.

Biasanya:

  • kepala
    atau

  • bokong


Leopold 2

Untuk mengetahui posisi punggung bayi.

Bidan meraba sisi kanan dan kiri perut ibu.


Leopold 3

Untuk mengetahui bagian janin yang berada di bawah rahim.

Apakah kepala sudah masuk panggul atau belum.


Leopold 4

Untuk mengetahui seberapa jauh kepala bayi masuk panggul.


6. Mendengarkan Detak Jantung Janin

Bidan menggunakan alat seperti:

  • Doppler

  • stetoskop Pinard

Detak jantung janin normal:

120 – 160 kali per menit

Jika terlalu cepat atau lambat bisa menandakan gangguan janin.


7. Pemeriksaan Laboratorium

Biasanya ibu hamil juga diperiksa:

Pemeriksaan darah

Untuk mengetahui:

  • anemia

  • golongan darah


Pemeriksaan urine

Untuk mengetahui:

  • protein urine

  • gula urine

Ini penting untuk mendeteksi:

  • preeklamsia

  • diabetes gestasional


8. Tanda Bahaya Kehamilan

Bidan harus mengedukasi ibu tentang tanda bahaya.

Contohnya:

  • perdarahan dari vagina

  • sakit kepala berat

  • pandangan kabur

  • pembengkakan wajah

  • gerakan bayi berkurang

  • nyeri perut hebat

Jika muncul tanda tersebut, ibu harus segera ke fasilitas kesehatan.


9. Edukasi yang Diberikan Bidan

Bidan juga memberikan penyuluhan kepada ibu tentang:

  • nutrisi ibu hamil

  • istirahat yang cukup

  • konsumsi tablet tambah darah

  • tanda persalinan

  • persiapan persalinan


10. Pencatatan Buku KIA

Semua hasil pemeriksaan dicatat di:

Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Ini penting untuk memantau perkembangan kehamilan.

No comments:

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi 1. Pengertian Sediaan oral khusus → obat yang diberikan melalui mulut dengan formula khus...