Thursday, March 12, 2026

Asuhan Persalinan Normal (APN)

Asuhan Persalinan Normal (APN)

1. Pengertian APN

Asuhan Persalinan Normal (APN) adalah tindakan yang dilakukan tenaga kesehatan (bidan atau dokter) untuk membantu proses persalinan secara aman, bersih, dan fisiologis.

Tujuan APN:

  • menjaga keselamatan ibu

  • menjaga keselamatan bayi

  • mencegah komplikasi

  • mendeteksi masalah sejak dini


2. Prinsip Dasar APN

Ada beberapa prinsip penting:

1️⃣ Persalinan Bersih

Mencegah infeksi dengan menjaga kebersihan.

Contohnya:

  • mencuci tangan

  • memakai sarung tangan steril

  • alat persalinan steril


2️⃣ Persalinan Aman

Memastikan ibu dan bayi dalam kondisi baik.

Dilakukan dengan:

  • memantau kontraksi

  • memantau detak jantung janin

  • memantau kondisi ibu


3️⃣ Dukungan kepada Ibu

Bidan harus:

  • memberi dukungan emosional

  • menenangkan ibu

  • memberi informasi

Ini sangat membantu kelancaran persalinan.


3. Persiapan Menolong Persalinan

Sebelum menolong persalinan, bidan harus mempersiapkan:

1. Persiapan alat

Contoh alat:

  • sarung tangan steril

  • gunting tali pusat

  • klem tali pusat

  • kasa steril

  • kain bersih

  • alat penghisap lendir bayi


2. Persiapan ibu

Dilakukan dengan:

  • memastikan ibu dalam posisi nyaman

  • membersihkan area genital

  • memberi dukungan psikologis


3. Persiapan tempat

Tempat persalinan harus:

  • bersih

  • terang

  • memiliki ventilasi baik


4. Langkah-Langkah Menolong Persalinan

Berikut langkah umum saat bayi akan lahir.


1️⃣ Mengamati Tanda Bayi Akan Lahir

Bidan melihat tanda seperti:

  • kepala bayi mulai terlihat di vagina

  • perineum menonjol

  • ibu ingin mengejan


2️⃣ Membimbing Ibu Mengejan

Ibu dianjurkan:

  • menarik napas dalam

  • mengejan saat kontraksi

  • istirahat saat kontraksi berhenti


3️⃣ Melindungi Perineum

Bidan menahan bagian bawah vagina untuk:

  • mencegah robekan besar

  • membantu kepala bayi keluar perlahan


4️⃣ Melahirkan Kepala Bayi

Saat kepala keluar:

  • bidan memastikan tidak ada lilitan tali pusat

Jika ada lilitan, harus dilepas dengan hati-hati.


5️⃣ Melahirkan Bahu Bayi

Setelah kepala keluar:

  • bahu depan keluar terlebih dahulu

  • kemudian bahu belakang


6️⃣ Melahirkan Seluruh Tubuh Bayi

Tubuh bayi biasanya keluar dengan mudah setelah bahu keluar.

Bidan harus:

  • memegang bayi dengan aman

  • memastikan bayi tidak jatuh


5. Perawatan Bayi Baru Lahir

Setelah bayi lahir, bidan melakukan beberapa tindakan.


1️⃣ Mengeringkan Bayi

Bayi segera dikeringkan menggunakan kain bersih.

Tujuan:

  • mencegah kehilangan panas tubuh


2️⃣ Menilai Pernapasan Bayi

Bidan melihat apakah bayi:

  • menangis

  • bernapas dengan baik

Jika bayi tidak menangis, dilakukan resusitasi bayi baru lahir.


3️⃣ Memotong Tali Pusat

Langkahnya:

  • menjepit tali pusat dengan klem

  • memotong menggunakan gunting steril

Biasanya dilakukan setelah 1 – 3 menit.


4️⃣ Inisiasi Menyusu Dini (IMD)

Bayi diletakkan di dada ibu.

Tujuannya:

  • meningkatkan ikatan ibu dan bayi

  • membantu bayi mulai menyusu

IMD dilakukan minimal 1 jam setelah lahir.


6. Penanganan Kala III (Plasenta)

Setelah bayi lahir, bidan membantu keluarnya plasenta.

Langkahnya:

1️⃣ memberi obat oksitosin
2️⃣ menunggu kontraksi rahim
3️⃣ menarik tali pusat dengan teknik tertentu
4️⃣ memeriksa apakah plasenta lengkap


7. Pencegahan Perdarahan

Perdarahan setelah melahirkan adalah penyebab utama kematian ibu.

Bidan mencegahnya dengan:

  • memberikan oksitosin

  • memijat rahim

  • memantau perdarahan


8. Pemantauan Setelah Persalinan

Selama 2 jam pertama, bidan memantau:

  • tekanan darah ibu

  • kontraksi rahim

  • perdarahan

  • kondisi bayi

Ini disebut Kala IV persalinan.

No comments:

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi 1. Pengertian Sediaan oral khusus → obat yang diberikan melalui mulut dengan formula khus...