Thursday, March 12, 2026

Kala III Persalinan (Kelahiran Plasenta)

Kala III Persalinan (Kelahiran Plasenta)

1. Pengertian Kala III

Kala III persalinan adalah fase yang dimulai setelah bayi lahir sampai plasenta (ari-ari) keluar dari rahim.

Biasanya berlangsung sekitar:

5 – 30 menit setelah bayi lahir.

Walaupun singkat, bidan harus sangat hati-hati karena perdarahan postpartum sering terjadi pada fase ini.


2. Apa Itu Plasenta?

Plasenta adalah organ yang terbentuk selama kehamilan dan berfungsi sebagai penghubung antara ibu dan bayi.

Fungsinya:

  • menyalurkan oksigen ke bayi

  • memberikan nutrisi

  • membuang sisa metabolisme bayi

  • menghasilkan hormon kehamilan

Setelah bayi lahir, plasenta tidak lagi dibutuhkan sehingga harus keluar dari rahim.


3. Proses Pelepasan Plasenta

Setelah bayi lahir, rahim akan berkontraksi kuat.

Kontraksi ini menyebabkan:

1️⃣ plasenta terlepas dari dinding rahim
2️⃣ pembuluh darah di tempat plasenta tertutup
3️⃣ plasenta terdorong keluar melalui vagina


4. Tanda Plasenta Sudah Lepas

Bidan harus memperhatikan tanda-tanda berikut:

1️⃣ Rahim menjadi bulat dan keras

Rahim terasa seperti bola di perut ibu.

2️⃣ Tali pusat memanjang

Tali pusat terlihat keluar lebih panjang dari vagina.

3️⃣ Keluar darah tiba-tiba

Biasanya sedikit darah keluar ketika plasenta lepas.

Jika tanda ini muncul, berarti plasenta siap dilahirkan.


5. Cara Mengeluarkan Plasenta

Bidan menggunakan teknik:

Tarikan Tali Pusat Terkendali (Controlled Cord Traction)

Langkahnya:

1️⃣ satu tangan menahan rahim dari luar
2️⃣ tangan lain menarik tali pusat perlahan
3️⃣ plasenta keluar dengan hati-hati

Tujuannya agar rahim tidak terbalik (inversio uteri).


6. Pemeriksaan Plasenta

Setelah plasenta keluar, bidan harus memeriksa apakah plasenta lengkap atau tidak.

Bagian yang diperiksa:

1️⃣ Kotiledon

Bagian-bagian plasenta yang terlihat seperti lobus.

Harus lengkap.


2️⃣ Selaput ketuban

Memastikan tidak ada selaput yang tertinggal di dalam rahim.


3️⃣ Tali pusat

Tali pusat normal memiliki:

  • 2 arteri

  • 1 vena

Jika ada bagian yang tertinggal di dalam rahim, dapat menyebabkan:

  • perdarahan

  • infeksi


7. Lama Kala III

Kala III normal:

5 – 30 menit

Jika lebih dari 30 menit, disebut:

retensio plasenta.

Ini kondisi berbahaya karena bisa menyebabkan perdarahan hebat.


8. Komplikasi Kala III

Beberapa masalah yang bisa terjadi:

1️⃣ Retensio plasenta

Plasenta tidak keluar lebih dari 30 menit.


2️⃣ Atonia uteri

Rahim tidak berkontraksi.


3️⃣ Inversio uteri

Rahim terbalik keluar.

Ini kondisi darurat kebidanan.


9. Perawatan Setelah Plasenta Lahir

Setelah plasenta keluar, bidan harus:

1️⃣ memijat rahim (masase fundus)
2️⃣ memantau perdarahan
3️⃣ memeriksa robekan jalan lahir
4️⃣ memastikan rahim berkontraksi baik


10. Pentingnya Kala III

Kala III sangat penting karena:

  • sebagian besar perdarahan postpartum terjadi di fase ini

  • bidan harus cepat mengenali komplikasi

Karena itu dilakukan prosedur:

Manajemen Aktif Kala III Persalinan (AMTSL).

No comments:

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi 1. Pengertian Sediaan oral khusus → obat yang diberikan melalui mulut dengan formula khus...