Thursday, March 12, 2026

OBAT SALURAN CERNA

 

OBAT SALURAN CERNA


1. Pengertian Saluran Cerna

Saluran cerna adalah sistem organ yang berfungsi untuk mencerna makanan, menyerap nutrisi, dan membuang sisa metabolisme.

Organ yang termasuk dalam saluran cerna:

  1. mulut

  2. kerongkongan (esofagus)

  3. lambung

  4. usus halus

  5. usus besar

  6. rektum

  7. anus

Gangguan pada saluran cerna sangat sering terjadi dan banyak pasien datang ke apotek dengan keluhan seperti:

  • maag

  • diare

  • sembelit

  • mual

  • muntah

  • perut kembung


2. Penyakit yang Sering Terjadi pada Saluran Cerna

Beberapa gangguan yang sering terjadi:

Gastritis (maag)

Peradangan pada dinding lambung.

Gejala:

  • nyeri ulu hati

  • perut terasa perih

  • mual

  • kembung


Diare

Diare adalah kondisi buang air besar dengan konsistensi cair lebih dari 3 kali sehari.

Penyebab:

  • infeksi bakteri

  • virus

  • makanan terkontaminasi

  • efek obat


Konstipasi (sembelit)

Konstipasi adalah kondisi sulit buang air besar atau frekuensi BAB yang jarang.

Gejala:

  • BAB keras

  • perut terasa penuh

  • sulit mengejan


Mual dan muntah

Mual adalah sensasi ingin muntah, sedangkan muntah adalah pengeluaran isi lambung melalui mulut.


3. Golongan Obat Saluran Cerna

Obat saluran cerna dapat dibagi menjadi beberapa golongan:

  1. Antasida

  2. H2 blocker

  3. Proton Pump Inhibitor (PPI)

  4. Antidiare

  5. Laksatif

  6. Antiemetik


4. Antasida

Antasida adalah obat yang digunakan untuk menetralisir asam lambung.

Cara kerja:
bereaksi langsung dengan asam lambung sehingga menurunkan keasaman lambung.

Contoh obat:

  • Aluminium hidroksida

  • Magnesium hidroksida

  • Kalsium karbonat

Indikasi:

  • maag

  • nyeri ulu hati

  • refluks asam

Efek samping:

  • sembelit (aluminium)

  • diare (magnesium)


5. H2 Blocker

H2 blocker adalah obat yang digunakan untuk mengurangi produksi asam lambung.

Obat ini bekerja dengan menghambat reseptor histamin H2 di lambung.

Contoh obat:

  • Cimetidine

  • Ranitidine

  • Famotidine

Indikasi:

  • gastritis

  • tukak lambung

  • refluks asam


6. Proton Pump Inhibitor (PPI)

PPI adalah obat yang paling kuat dalam menurunkan produksi asam lambung.

Cara kerja:
menghambat pompa proton pada sel lambung yang menghasilkan asam.

Contoh obat:

  • Omeprazole

  • Lansoprazole

  • Pantoprazole

  • Esomeprazole

Indikasi:

  • GERD

  • tukak lambung

  • gastritis berat


7. Antidiare

Antidiare digunakan untuk mengurangi frekuensi buang air besar pada diare.

Contoh obat:

Loperamide

Cara kerja:
memperlambat pergerakan usus sehingga penyerapan air meningkat.

Attapulgite

Bekerja dengan menyerap racun dan bakteri di usus.

Selain obat, terapi penting pada diare adalah rehidrasi menggunakan oralit.


8. Laksatif

Laksatif adalah obat yang digunakan untuk mengatasi sembelit.

Jenis laksatif:

Laksatif osmotik

Menarik air ke dalam usus sehingga feses menjadi lunak.

Contoh:

  • Laktulosa


Laksatif stimulan

Merangsang pergerakan usus.

Contoh:

  • Bisacodyl

  • Senna


Laksatif bulk-forming

Menambah volume feses.

Contoh:

  • Psyllium


9. Antiemetik

Antiemetik adalah obat yang digunakan untuk mengatasi mual dan muntah.

Contoh obat:

  • Metoclopramide

  • Domperidone

  • Ondansetron

Indikasi:

  • mual akibat gastritis

  • mabuk perjalanan

  • efek samping obat


10. Hal yang Harus Diperhatikan

Dalam penggunaan obat saluran cerna perlu diperhatikan:

  1. hindari makanan pedas dan asam pada penderita maag

  2. makan secara teratur

  3. minum air cukup

  4. hindari penggunaan obat jangka panjang tanpa pengawasan dokter

No comments:

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi 1. Pengertian Sediaan oral khusus → obat yang diberikan melalui mulut dengan formula khus...