Bahan Tambahan Obat
1. Pendahuluan
-
Bahan Tambahan Obat (BTO) = zat selain zat aktif yang ditambahkan ke sediaan obat
-
Tujuan: meningkatkan stabilitas, rasa, warna, bentuk, atau cara pemberian obat
-
Nama lain: excipient / additive / adjuvant
2. Fungsi Bahan Tambahan Obat
-
Pembentuk / Pengisi (Diluents / Fillers)
-
Memberikan volume & bentuk tablet / kapsul
-
Contoh: lactose, manitol, pati
-
-
Pengikat / Adhesive (Binder)
-
Mengikat partikel agar tablet padat & utuh
-
Contoh: povidone, gelatin, acacia
-
-
Pengurai / Disintegrant
-
Membantu tablet / kapsul hancur & larut di saluran pencernaan
-
Contoh: sodium starch glycolate, croscarmellose sodium
-
-
Pelembap / Humectant
-
Menjaga obat tidak kering atau mudah pecah
-
Contoh: gliserin, sorbitol
-
-
Pelumas / Lubricant
-
Mempermudah tablet keluar dari cetakan
-
Contoh: magnesium stearate, talc
-
-
Penstabil / Preservative
-
Mencegah degradasi kimia / mikrobiologi
-
Contoh: sodium benzoate, paraben, asam askorbat
-
-
Pewarna / Colorant
-
Mempermudah identifikasi, estetika obat
-
Contoh: tartrazine, sunset yellow
-
-
Perasa / Flavoring Agent
-
Menyembunyikan rasa pahit obat → lebih mudah diminum
-
Contoh: vanillin, mint, strawberry flavor
-
-
Pengemulsi / Surfactant
-
Membantu mencampur zat yang sulit larut
-
Contoh: polysorbate 80, lecithin
-
3. Catatan Penting Bahan Tambahan Obat
-
Tidak aktif secara farmakologi, tapi bisa mempengaruhi:
-
Absorpsi obat
-
Stabilitas & umur simpan
-
Reaksi alergi / intoleransi (misal lactose, pewarna)
-
-
Penting untuk membaca label & mengenal excipient terutama pada bayi, ibu hamil, dan pasien alergi
4. Contoh Praktis
| Zat Tambahan | Fungsi | Catatan |
|---|---|---|
| Lactose | Pengisi / filler | Hindari pada pasien intoleransi laktosa |
| Magnesium stearate | Lubricant | Dosis tinggi bisa memperlambat larut obat |
| Sodium benzoate | Preservative | Aman, tapi sensitif untuk bayi prematur |
| Vanillin | Flavoring | Membantu menutupi rasa pahit obat sirup bayi |
| Tartrazine | Pewarna | Risiko alergi → waspada pada individu sensitif |
No comments:
Post a Comment