Thursday, March 12, 2026

Farmakodinamik

Farmakodinamik

1. Pengertian Farmakodinamik

  • Farmakodinamik adalah ilmu yang mempelajari apa yang obat lakukan terhadap tubuh, termasuk:

    1. Mekanisme kerja obat

    2. Efek obat

    3. Hubungan dosis dan respons

  • Singkatnya: obat → target → efek


2. Mekanisme Kerja Obat

  1. Interaksi dengan reseptor

    • Obat menempel ke reseptor spesifik di sel → memicu efek biologis

    • Contoh:

      • Oxytocin → reseptor otot rahim → kontraksi

      • Beta-blocker → reseptor beta jantung → menurunkan denyut jantung

  2. Inhibisi enzim

    • Obat menghambat enzim tertentu → mengurangi produksi zat

    • Contoh: NSAID → inhibisi COX → mengurangi prostaglandin → kurangi nyeri dan peradangan

  3. Gangguan membran / transport

    • Obat mengubah permeabilitas sel atau membran

    • Contoh: anestesi lokal (Lidocaine) → blok ion Na+ → mencegah konduksi saraf

  4. Efek fisik / kimia langsung

    • Obat bereaksi langsung dengan zat

    • Contoh: antasida → menetralkan asam lambung


3. Hubungan Dosis & Respons

  • Kurva dosis-respons menunjukkan seberapa besar efek obat berdasarkan dosis:

  1. Dosis minimum efektif (ED50) → dosis yang menghasilkan 50% respons maksimum

  2. Dosis toksik (TD50) → dosis yang menghasilkan efek samping pada 50% populasi

  3. Indeks terapeutik (TI) → TD50 / ED50 → indikasi keamanan obat


4. Jenis Efek Obat

  1. Efek utama (Therapeutic effect)

    • Tujuan pemberian obat

    • Contoh: Oxytocin → kontraksi rahim

  2. Efek samping (Side effect)

    • Efek tidak diinginkan tapi ringan

    • Contoh: Paracetamol → jarang iritasi lambung

  3. Efek toksik (Toxic effect)

    • Efek merugikan yang serius

    • Contoh: overdosis MgSO4 → depresi napas

  4. Efek idiosinkratik

    • Reaksi unik pada individu tertentu

    • Contoh: alergi obat

  5. Efek terbalik (Paradoxical)

    • Efek lawan dari yang diharapkan

    • Contoh: Benzodiazepin → agitasi pada beberapa bayi


5. Contoh Mekanisme Obat di Kebidanan

ObatTargetMekanismeEfek Klinis
OxytocinReseptor otot rahimAgonis reseptor → kontraksiPersalinan / mencegah perdarahan postpartum
MisoprostolReseptor prostaglandinAgonis → kontraksi rahimInduksi persalinan / pencegahan perdarahan
MgSO4Otot & sistem sarafMenghambat kontraksi otot → anticonvulsantPencegahan eklampsia
ParacetamolCNS & prostaglandinMenghambat sintesis prostaglandinAnalgesik & antipiretik
LidocaineSaluran ion Na+ sarafBlok konduksi sarafAnestesi lokal episiotomi

6. Faktor yang Mempengaruhi Respons Obat

  1. Usia pasien → bayi & lansia lebih sensitif

  2. Berat badan & komposisi tubuh → distribusi obat berbeda

  3. Faktor genetik / metabolisme → cepat / lambat metabolisme

  4. Kondisi organ → hati & ginjal → metabolisme & ekskresi

  5. Interaksi obat → obat lain dapat meningkatkan atau menurunkan efek

No comments:

Dokumentasi Kebidanan

Dokumentasi Kebidanan 1. Pendahuluan Dokumentasi Kebidanan = catatan tertulis, elektronik, atau visual mengenai asuhan kebidanan yang ...