Friday, March 13, 2026

Farmakoterapi Penyakit & Praktik Klinis Lanjut

Farmakoterapi Penyakit & Praktik Klinis Lanjut


📚 BAB 1 — FARMAKOTERAPI PENYAKIT KARDIOVASKULAR

1.1 Hipertensi

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah ≥140/90 mmHg yang persisten.

Tujuan terapi

  • Mencegah komplikasi jantung & stroke

  • Menurunkan mortalitas

  • Menjaga kualitas hidup

Golongan obat utama

1️⃣ ACE Inhibitor

Contoh: Captopril, Ramipril

Mekanisme:
Menghambat pembentukan angiotensin II → vasodilatasi → tekanan darah turun

Efek samping:

  • Batuk kering

  • Hiperkalemia

  • Hipotensi


2️⃣ ARB

Contoh: Valsartan

Digunakan jika pasien tidak toleran ACEI.


3️⃣ Calcium Channel Blocker

Contoh: Amlodipine

Efek:

  • Vasodilatasi

  • Penurunan tekanan darah

Efek samping:

  • Edema perifer

  • Flushing


4️⃣ Diuretik

Contoh: Hydrochlorothiazide

Mengurangi volume cairan → tekanan turun


1.2 Gagal Jantung

Tujuan terapi:

  • Mengurangi gejala

  • Mencegah rawat inap

  • Meningkatkan survival

Terapi utama:

  • ACEI/ARB

  • Beta blocker

  • Diuretik

  • Antagonis aldosteron


📚 BAB 2 — FARMAKOTERAPI DIABETES MELITUS

2.1 Patofisiologi

Terjadi karena resistensi insulin atau defisiensi insulin.


2.2 Terapi Oral

1️⃣ Biguanid

Contoh: Metformin

Mekanisme:

  • Mengurangi produksi glukosa hati

  • Meningkatkan sensitivitas insulin

Efek samping:

  • Gangguan GI

  • Risiko asidosis laktat (jarang)


2️⃣ Sulfonilurea

Contoh: Glibenclamide

Meningkatkan sekresi insulin.

Risiko:
⚠️ Hipoglikemia


2.3 Insulin

Digunakan jika:

  • Gula darah sangat tinggi

  • DM tidak terkontrol

  • Kehamilan

Jenis:

  • Rapid acting

  • Short acting

  • Intermediate

  • Long acting


📚 BAB 3 — FARMAKOTERAPI INFEKSI & ANTIBIOTIK

3.1 Prinsip Penggunaan Antibiotik

  • Tepat indikasi

  • Tepat obat

  • Tepat dosis

  • Tepat durasi

  • Mencegah resistensi


3.2 Antibiotik Umum

Penisilin

Contoh: Amoxicillin

Spektrum luas terhadap bakteri Gram positif.

Efek samping:

  • Diare

  • Alergi

  • Ruam


Sefalosporin

Contoh: Cefixime

Digunakan untuk infeksi saluran napas & urin.


Makrolida

Contoh: Azithromycin

Alternatif pada alergi penisilin.


📚 BAB 4 — FARMAKOTERAPI NYERI & INFLAMASI

4.1 Paracetamol

Contoh: Paracetamol

Efektif untuk nyeri ringan–sedang.

Keunggulan:
✔ Aman untuk lambung
✔ Aman pada anak

Risiko:
⚠️ Hepatotoksik dosis tinggi


4.2 NSAID

Contoh: Ibuprofen, Ketorolac

Mekanisme:
Menghambat enzim COX → menurunkan prostaglandin

Efek samping:

  • Iritasi lambung

  • Risiko perdarahan

  • Gangguan ginjal


📚 BAB 5 — FARMAKOTERAPI SALURAN CERNA

5.1 GERD & Gastritis

Proton Pump Inhibitor

Contoh: Omeprazole

Menurunkan produksi asam lambung.


Antasida

Menetralkan asam lambung secara langsung.


5.2 Mual dan Muntah

Antiemetik

Contoh: Domperidone

Meningkatkan motilitas lambung dan mengurangi mual.


📚 BAB 6 — FARMAKOTERAPI SISTEM PERNAPASAN

6.1 Asma

Terapi meliputi:

✔ Bronkodilator
✔ Kortikosteroid inhalasi
✔ Leukotriene antagonist

Contoh bronkodilator: Salbutamol


6.2 Batuk

Antitusif

Menekan refleks batuk.

Ekspektoran

Membantu pengeluaran dahak.


📚 BAB 7 — FARMAKOTERAPI SISTEM SARAF

7.1 Depresi

Contoh obat: Fluoxetine

Termasuk golongan SSRI.


7.2 Epilepsi

Terapi jangka panjang untuk mencegah kejang.

Contoh: Valproate


📚 BAB 8 — FARMAKOTERAPI PADA POPULASI KHUSUS

Anak

  • Dosis berdasarkan berat badan

  • Risiko kesalahan dosis tinggi

Lansia

  • Perubahan metabolisme obat

  • Risiko polifarmasi

Ibu hamil

  • Pertimbangan keamanan janin


📚 BAB 9 — KEPATUHAN TERAPI (ADHERENCE)

Faktor yang mempengaruhi:

  • Kompleksitas regimen

  • Efek samping

  • Edukasi pasien

  • Dukungan keluarga

Farmasis berperan penting meningkatkan kepatuhan melalui konseling.


📚 BAB 10 — PERAN FARMASIS DALAM TIM KESEHATAN

Farmasis klinis bertanggung jawab pada:

✔ Optimalisasi terapi
✔ Pencegahan interaksi obat
✔ Edukasi pasien
✔ Monitoring efek samping
✔ Penggunaan obat rasional


✨ KESIMPULAN

Farmasi klinis S2 menuntut kemampuan:

✔ Analisis klinis mendalam
✔ Pengambilan keputusan berbasis bukti
✔ Kolaborasi interprofesional
✔ Fokus pada keselamatan pasien

No comments:

CRITICAL CARE PHARMACY (ICU) Farmasi pada Pasien Kritis

📚 1. DEFINISI Critical Care Pharmacy adalah cabang farmasi klinis yang berfokus pada pengelolaan terapi obat pada pasien dengan kondisi m...