Showing posts with label A Little Bit of the Scenario. Show all posts
Showing posts with label A Little Bit of the Scenario. Show all posts

Monday, April 6, 2026

Rasanya aku sangat butuh me time di cafe, malam ini.
Yaa walaupun ujung-ujungnya tetap sambil ngerjain kerjaan.

Sengaja kupilih meja di sudut, biar nggak banyak orang lalu lalang.

1 jam berlalu, kupikir waktu yang cukup untukku melamun.
Dan sekarang ayoo kerja lagi. Bismillah.

"Seintrovert-introvertnya orang, kalau ada orang tiba-tiba duduk di depannya, ditengok dong"
"Loh, kamu?"
"Hnm, masih aja ditutup hatinya sampai cuek sama orang."
"Sorry lagi fokus kerja. Kok bisa disini?
"Jaga parkir. Kebetulan shift aku udah abis"
"Haha masih aja. Sehat?
"Ini sengaja kesini buat ngasih tau jawabannya langsung."

Tuesday, September 27, 2022

10

''jujur''
''Aku nggak kuat''
''Aku kalah''
''Aku nggak bisa tanpa kamu''
''Aku butuh kamu''

''bisa''
''Dicoba lagi''
''Kan kamu yang ngajarin aku untuk terbiasa tanpa kamu pada awalnya''

''apa kata maaf yang lebih tinggi?''
''biar aku beri tau pada wanita itu bahwa aku menyesali kebodohanku ini''

''wanita itu nggak butuh kata maaf yang lebih tinggi itu. Dia hanya ingin menyelesaikan masa lalunya untuk tak lagi berhubungan dengan si pemilik masa lalu''

''tolong sampaikan pada wanita itu bahwa kini aku mencintainya dan tak ingin lagi kehilangan untuk kedua kalinya''

''terlambat''
''kini di sampingnya sudah ada lelaki yang sejak awal berjanji untuk tak akan pernah membuatnya merasakan sakitnya kehilangan dengan alasan apapun itu''

9

''aku nggak akan pernah rela, impian yang udah kita buat kamu wujudin sama orang lain''

''tenang aja. Kamu nggak akan terlibat''
''ini hanya ada impian aku sama dia''

''enggak. Kamu sama sekali nggak boleh wujudin mimpi apapun selain sama aku''. Pintanya

''itu permintaan kamu?''
''kalau gitu aku juga mau punya satu permintaan''

''...''

''jangan pernah bermimpi untuk menjadi kita''

8

''Jangan pernah katakan bahwa aku milikmu jika pada kenyataannya kamu tak pernah benar-benar menganggap aku ada''

''kamu bicara apa sih?''

''kamu udah cukup dewasa untuk mengerti apa yang aku maksud. Aku tau kamu pintar, jangan berpura-pura bodoh di hadapan orang yang kamu bodohi''

''kamu istirahat dulu deh. Kayaknya kamu lagi capek'' 

''terimakasih waktunya. Aku akan istirahat dan tak lagi kembali''. Lantas aku meninggalkan

7

''kamu gila atau bodoh?!''

''aku nggak peduli. Sekarang aku minta kamu menjauh dari dia. Atau aku akan ngelakuin lebih dari ini''. Ancamnya

''kamu aja nggak sayang sama diri kamu. Gimana mau sayangin aku?''

''kalau cara ini aja nggak cukup buat sadarin kamu. Aku harus apa lagi?''

''...''

''kamu mau liat aku hancur dan mati perlahan?''

''...''

''kenapa diam aja?''

''aku cuma mau ngobrol sama logika, bukan emosi''

6

''Aku mohon untuk nggak berdiri di depan pintu lagi''. Pintaku

''...''

''Ini rumahku, Ia butuh penghuni''.
''Pergi dan jangan menghalangi yang akan datang bertamu atau bahkan akan menetap''.

''Kita saling menjadi rumah untuk masing-masing. Kamu nggak perlu penghuni baru dari luar sana yang entah seperti apa kondisi kedatangannya nanti. Kamu akan lelah menerima semuanya dari awal lagi. Percaya sama aku''
''Lebih baik kita perbaiki yaa; daripada kamu harus mengulang''

''Aku percaya pada ''mengulangi kesalahan yang sama adalah suatu kebodohan''. Sepertinya sudah cukup aku bodoh satu kali''

Wednesday, April 6, 2022

5

"kenapa sih harus nggak percaya diri?"

"karena aku nggak punya lebih dari yang kamu punya"

"kamu punya!"
"aku dipertemukan sama kamu. Karena kamu punya apa yang nggak ada di orang lain"

"tapi ak.."

"berhenti bicara soal uang!"

"........"

"kamu udah berusaha pun, buat aku kamu udah bisa membayar semuanya"
"pengorbanan bukan uang; yang ada nilainya terus bisa habis. Pengorbanan itu waktu; yang dimana akan selalu kita ingat sampai kapanpun"

"......"

"masih nggak percaya diri?"

Menatapku masih dengan rasa malu

"ini punggungku. Kamu bisa bersandar di belakangku hingga tenang dan menemukan kepercayaan dirimu lagi"

Monday, April 4, 2022

4

"kamu dimana?" Ucapnya di telfon.
Aku diam dalam tanyanya. Tapi berkelahi dengan pikiran karena sikapnya membuatku kesal sejak kemarin.

"aku nanya." Sambungnya

"kamu cuma mau tau, kan?" Kesalku

"aku mau mastiin kamu baik-baik aja"

"pun kalau aku nggak baik-baik aja, kamu peduli?"

"kok ngomongnya gitu?"

"karena 'pernah'."
"bisa nggak, nggak usah paling perhatian kalau nyatanya nggak peduli. Nggak usah merasa paling bikin nyaman kalau nyatanya saat aku nangis, kamu nggak pernah beri bahu kamu buat aku. Nggak usah merasa paling sayang kalau nyatanya saat aku kenapa-kenapa, kamu malah nggak berbuat apa-apa!"
"itu yang kamu sebut khawatir?"

Thursday, April 15, 2021

3

"Kamu mau kan jadi teman hidup aku. Selamanya?"

"..."

"Kenapa?"
"Karena aku jahat? Aku brutal?
Tapi kan itu semua nggak pernah sekalipun aku lakuin ke kamu. Kamu adalah satu satunya orang yang aku beri sikap berbeda. Semua sikap-sikap baik aku. Karena kamu benar-benar baik. Pantas untuk kamu dapetin itu, pun dari aku."
"Dan kamu, memenuhi semua kriteria yang aku cari. Tanpa kamu bilang jangan, aku sadar aku harus berhenti ngelakuin hal-hal buruk aku. Itu semua karena kamu"

"Pernah kamu pahamin aku? Pernah kamu dengar aku? Pernah kamu minta pendapat aku? Pernah kamu ada, saat aku udah nggak tau harus ke siapa lagi?"
"Pernah kamu kenalin aku sebagai orang yang kamu anggap teman hidup?"
"Aku nggak pernah minta kamu untuk dispesialin, tapi aku cuma mau kamu anggap, iniloh dia yang menjadi alasan segalanya aku sampai saat ini?"
"To be honest aku ragu. Aku belum yakin sama kamu"
"Oke kamu baik ke aku. Tapi apa hidup bersama hanya sekedar baik? Hidup setelah kamu memutuskan untuk memilih aku adalah kehidupan terpanjang. Dan aku masih belum percaya kita akan bertahan seperti yang kamu mau kalau sikap egois kamu masih ada dalam diri kamu. Baik kamu ke aku itu hanya menguntungkan kamu, nggak dengan aku"

"..."

"Maaf. Untuk saat ini aku belum bisa menerima kamu. Tapi kalau kamu bisa prove it dan buat aku yakin dan percaya. Aku menunggu".

Tuesday, April 13, 2021

2

"Kedatangan kamu untuk bertahan atau bertamu? Jelasin.
Biar aku nggak bingung bakal nyediain hati ataukopi.
Aku emang selalu bukain pintu meskipun kamu lalu lalang.
Tapi kamu jangan anggap kalau pintu itu selalu terbuka.
Kunci ini bisa aku buang kapan aja aku mau.
Tolong jangan buat aku berpikir kalau cinta pertama akan jadi penghalang".

Tuesday, June 23, 2020

1

"Sebenernya apa sih yang kamu cari?"
"Kenapa nggak pernah ada kesempatan buat aku bisa miliki kamu?"

"........"

"Aku kurang apa?"
"Aku tampan, aku kaya"
"Aku mau bahagiain kamu"

"Jawaban terwakilkan"

"Bagian mana?"

"Kekurangan kamu adalah kamu nggak pernah merasa kurang. Selalu merasa diri kamu lebih tanpa butuh penilaian orang lain."
"Kamu mau bahagiain aku, tapi kamu nggak bisa. Nggak akan pernah"

Ketorolac

"Kenapa Ketorolac yang terkenal kuat justru tidak boleh digunakan terlalu lama?" Saat membahas obat nyeri, banyak orang beranggapa...