Sediaan Farmasi
1. Pendahuluan
-
Sediaan farmasi = bentuk fisik obat yang siap digunakan oleh pasien
-
Tujuan: memudahkan pemberian, dosis, stabilitas, dan efektivitas obat
-
Bentuk sediaan disesuaikan dengan cara pemberian dan kondisi pasien (ibu hamil, bayi, anak)
2. Jenis Sediaan Farmasi
A. Sediaan Padat
-
Tablet
-
Tablet tekan: tablet biasa
-
Tablet hisap / kunyah: untuk anak
-
Tablet lepas lambat / sustained release
-
Contoh: Paracetamol tablet, Kalsium tablet
-
-
Kapsul
-
Hard gelatin capsule: serbuk / granul
-
Soft gelatin capsule: cair / minyak
-
Contoh: Minyak ikan kapsul, Vitamin E kapsul
-
-
Serbuk / Granul
-
Bisa dilarutkan dalam air sebelum diminum
-
Contoh: Oralit, Antibiotik bubuk
-
B. Sediaan Cair
-
Sirup
-
Larutan obat dengan rasa manis → anak lebih mudah minum
-
Contoh: Sirup Paracetamol, Sirup Cough
-
-
Suspensi
-
Partikel obat tidak larut, digoyang sebelum diminum
-
Contoh: Suspensi antibiotik anak
-
-
Larutan / Solusi
-
Obat larut sepenuhnya → bisa oral, injeksi, topical
-
Contoh: NaCl 0,9% injeksi, Vitamin C larutan oral
-
C. Sediaan Semisolid
-
Salep / Ointment
-
Untuk kulit / luka
-
Contoh: Salep antibiotik, Salep antiseptik
-
-
Krim / Cream
-
Larut dalam air → mudah dibersihkan
-
Contoh: Krim anti-jamur, Krim hydrocortisone
-
-
Gel
-
Transparan / berbasis air → topikal
-
Contoh: Gel lidocaine, Gel antiseptik
-
D. Sediaan Gas / Aerosol
-
Inhaler
-
Obat masuk saluran pernapasan
-
Contoh: Salbutamol inhaler
-
-
Spray / Nebulizer
-
Contoh: Saline spray, Nebulizer bronkodilator
-
E. Sediaan Injeksi / Steril
-
Intravena (IV)
-
Cairan steril → langsung ke aliran darah
-
Contoh: NaCl 0,9%, Vitamin B kompleks IV
-
-
Intramuskular (IM)
-
Cairan steril → otot
-
Contoh: Suntik kontrasepsi, Vitamin K IM
-
-
Subkutan (SC)
-
Cairan steril → lapisan bawah kulit
-
Contoh: Insulin, vaksin
-
3. Catatan Penting Bidan
-
Pilih sediaan sesuai usia pasien, kondisi kesehatan, dan cara pemberian
-
Perhatikan dosis, stabilitas, dan alergi pasien
-
Untuk bayi & ibu hamil: hindari obat oral padat jika sulit menelan, pilih sirup, suspensi, atau injeksi sesuai protokol
-
Simpan sesuai instruksi penyimpanan (suhu, cahaya, kelembaban)
4. Contoh Praktis Sediaan Farmasi dalam Kebidanan
| Obat | Bentuk Sediaan | Cara Pemberian | Catatan Praktis |
|---|---|---|---|
| Paracetamol | Tablet / Sirup | Oral | Anak <6 tahun → sirup, dosis sesuai BB |
| Vitamin K | IM injeksi | IM | Pencegahan perdarahan neonatus |
| Oxytocin | IV / IM | IV / IM | Persalinan / perdarahan postpartum |
| Amoxicillin | Suspensi / Kapsul | Oral | Anak → suspensi, guncang sebelum minum |
| Erythromycin | Salep mata | Topikal | Neonatal prophylaxis |
| Salbutamol | Inhaler / Nebulizer | Inhalasi | Asma / bronkitis neonatus / anak |
No comments:
Post a Comment