Manuver Leopold (Pemeriksaan Posisi Janin)
1. Pengertian Manuver Leopold
Manuver Leopold adalah teknik pemeriksaan dengan cara meraba perut ibu hamil menggunakan tangan untuk mengetahui:
-
posisi janin
-
bagian janin yang berada di atas dan bawah
-
punggung janin
-
bagian yang masuk panggul
Teknik ini pertama kali diperkenalkan oleh dokter Jerman bernama
Christian Gerhard Leopold.
Biasanya dilakukan pada kehamilan ≥28 minggu karena ukuran bayi sudah cukup besar untuk diraba.
2. Tujuan Pemeriksaan Leopold
Manfaat pemeriksaan ini:
1️⃣ Menentukan letak janin (memanjang / melintang)
2️⃣ Mengetahui presentasi janin (kepala atau bokong)
3️⃣ Mengetahui posisi punggung bayi
4️⃣ Menilai apakah kepala bayi sudah masuk panggul
Ini sangat penting untuk menentukan apakah ibu bisa melahirkan normal atau perlu tindakan lain.
3. Persiapan Pemeriksaan
Sebelum melakukan pemeriksaan, bidan harus:
-
meminta izin kepada ibu
-
memastikan ibu sudah buang air kecil
-
ibu berbaring telentang
-
lutut sedikit ditekuk
-
perut ibu terbuka
-
tangan pemeriksa hangat
Tujuannya agar ibu tidak tegang saat diperiksa.
4. Empat Tahap Manuver Leopold
Ada 4 langkah utama dalam pemeriksaan Leopold.
Leopold I
Menentukan bagian janin di fundus rahim
Fundus adalah bagian paling atas rahim.
Cara melakukan:
-
kedua tangan meraba bagian atas perut ibu
Yang dirasakan bisa berupa:
Bokong bayi
-
terasa besar
-
lunak
-
tidak bulat sempurna
atau
Kepala bayi
-
terasa bulat
-
keras
-
mudah digerakkan
Tujuannya untuk mengetahui bagian janin di atas rahim.
Leopold II
Menentukan posisi punggung bayi
Cara melakukan:
-
kedua tangan berada di sisi kiri dan kanan perut ibu
Yang dirasakan:
Punggung bayi
-
terasa keras
-
permukaan rata
Bagian kecil bayi (tangan dan kaki)
-
terasa tidak rata
-
sering bergerak
Tujuan:
mengetahui apakah punggung bayi berada di kiri atau kanan perut ibu.
Leopold III
Menentukan bagian terendah janin
Cara melakukan:
-
satu tangan meraba bagian bawah perut (dekat panggul)
Yang diraba biasanya:
Kepala bayi
Ciri:
-
bulat
-
keras
-
bisa digoyangkan
Jika kepala sudah masuk panggul biasanya tidak mudah digerakkan.
Tujuan:
mengetahui presentasi janin.
Leopold IV
Menilai penurunan kepala bayi
Dilakukan dengan posisi pemeriksa menghadap kaki ibu.
Kedua tangan meraba bagian bawah perut.
Tujuan:
mengetahui apakah kepala bayi sudah masuk panggul atau belum.
Jika kedua tangan sulit bertemu → kepala sudah turun.
5. Jenis Letak Janin
Hasil pemeriksaan Leopold bisa menunjukkan beberapa jenis letak janin.
1️⃣ Letak memanjang
Posisi paling normal.
Kepala di bawah, bokong di atas.
Disebut presentasi kepala.
2️⃣ Letak sungsang
Bokong berada di bawah.
Ini disebut presentasi bokong.
Kadang masih bisa lahir normal, tapi harus hati-hati.
3️⃣ Letak melintang
Bayi berada horizontal.
Biasanya tidak bisa lahir normal.
Sering membutuhkan operasi caesar.
6. Waktu Melakukan Leopold
Biasanya dilakukan saat:
-
pemeriksaan antenatal
-
usia kehamilan >28 minggu
-
saat ibu masuk persalinan
7. Kenapa Leopold Penting untuk Bidan?
Karena dengan tangan saja bidan bisa:
-
mengetahui posisi bayi
-
memperkirakan proses persalinan
-
menentukan rencana penanganan
Ini sangat penting terutama di tempat yang tidak memiliki USG.
No comments:
Post a Comment