Persalinan Kala I (Pembukaan)
1. Pengertian Kala I
Kala I persalinan adalah fase yang dimulai dari kontraksi rahim yang teratur sampai pembukaan serviks lengkap (10 cm).
Pada fase ini terjadi:
-
penipisan serviks (efacement)
-
pembukaan serviks (dilatasi)
Tujuannya agar bayi bisa keluar dari rahim.
2. Proses yang Terjadi di Kala I
Ada dua proses utama:
1️⃣ Efacement (penipisan serviks)
Serviks yang awalnya:
-
panjang sekitar 3–4 cm
akan menjadi:
-
semakin tipis
-
seperti kertas
Ini disebut efacement 0–100%
Contoh:
0% = belum menipis
50% = setengah menipis
100% = sangat tipis
2️⃣ Dilatasi (pembukaan)
Serviks mulai membuka dari:
0 cm → 10 cm
Tahapan pembukaan:
1 cm
2 cm
3 cm
4 cm
5 cm
6 cm
7 cm
8 cm
9 cm
10 cm (lengkap)
Pada 10 cm bayi siap lahir.
3. Fase Kala I
Kala I dibagi menjadi 2 fase besar.
1️⃣ Fase Laten
Pembukaan:
0 – 3 cm
Ciri-ciri:
-
kontraksi masih jarang
-
nyeri masih ringan
-
ibu masih bisa jalan
-
durasi kontraksi 20–30 detik
Lama fase ini:
Primigravida (anak pertama)
➡️ 8–12 jam
Multigravida
➡️ 6–8 jam
2️⃣ Fase Aktif
Pembukaan:
4 – 10 cm
Pada fase ini persalinan mulai cepat.
Ciri-ciri:
-
kontraksi semakin kuat
-
kontraksi semakin sering
-
ibu mulai sangat kesakitan
-
pembukaan cepat
Fase aktif dibagi lagi menjadi:
Fase akselerasi
Pembukaan 4 → 6 cm
Fase dilatasi maksimal
Pembukaan 6 → 8 cm
Fase deselerasi
Pembukaan 8 → 10 cm
4. Kontraksi Rahim
Kontraksi adalah pengencangan otot rahim secara ritmik.
Tujuannya:
-
membuka serviks
-
mendorong bayi turun
Ciri kontraksi persalinan:
-
teratur
-
semakin kuat
-
semakin lama
-
semakin sering
Contoh pola kontraksi:
Awal persalinan
10 menit sekali
Fase aktif
5 menit sekali
Menjelang lahir
2–3 menit sekali
Durasi kontraksi:
30 – 60 detik
5. Tanda Kala I
Beberapa tanda ibu masuk fase ini:
1️⃣ Kontraksi teratur
Perut terasa kencang dan sakit.
2️⃣ Bloody show
Keluar lendir bercampur darah dari vagina.
Ini karena serviks mulai membuka.
3️⃣ Pecah ketuban
Air ketuban keluar dari vagina.
Air ketuban normal:
-
jernih
-
tidak berbau
Jika:
hijau → kemungkinan bayi stres.
6. Pemeriksaan Bidan Saat Kala I
Bidan harus melakukan beberapa pemeriksaan.
1️⃣ Pemeriksaan pembukaan
Dilakukan dengan pemeriksaan dalam (vaginal touché).
Tujuannya:
-
mengetahui pembukaan
-
posisi kepala bayi
-
kondisi serviks
2️⃣ Mendengar DJJ
DJJ = Denyut Jantung Janin
Normal:
120 – 160 kali/menit
Jika di luar itu → tanda gawat janin.
3️⃣ Memantau kontraksi
Dilihat:
-
frekuensi
-
durasi
-
kekuatan
4️⃣ Memantau tekanan darah ibu
Karena bisa terjadi:
-
preeklamsia
-
syok
7. Alat Penting dalam Kala I
Dalam kebidanan ada alat monitoring bernama:
Partograf
Partograf adalah grafik untuk memantau:
-
pembukaan serviks
-
kontraksi
-
denyut jantung janin
-
kondisi ibu
Jika grafik melewati garis tertentu → tanda persalinan bermasalah.
8. Posisi Ibu Saat Kala I
Bidan biasanya menyarankan ibu:
-
berjalan
-
duduk
-
miring kiri
Tujuannya:
-
mempercepat pembukaan
-
memperlancar aliran darah ke bayi
9. Cara Mengurangi Nyeri Persalinan
Secara alami:
1️⃣ teknik napas
2️⃣ pijat punggung
3️⃣ kompres hangat
4️⃣ posisi nyaman
5️⃣ dukungan emosional
10. Komplikasi Kala I
Bidan harus waspada terhadap:
1️⃣ Persalinan lama
Pembukaan sangat lambat.
2️⃣ Ketuban pecah dini
Ketuban pecah sebelum kontraksi.
3️⃣ Gawat janin
DJJ tidak normal.
No comments:
Post a Comment