Thursday, March 12, 2026

Persalinan Kala I (Pembukaan)

Persalinan Kala I (Pembukaan)

1. Pengertian Kala I

Kala I persalinan adalah fase yang dimulai dari kontraksi rahim yang teratur sampai pembukaan serviks lengkap (10 cm).

Pada fase ini terjadi:

  • penipisan serviks (efacement)

  • pembukaan serviks (dilatasi)

Tujuannya agar bayi bisa keluar dari rahim.


2. Proses yang Terjadi di Kala I

Ada dua proses utama:

1️⃣ Efacement (penipisan serviks)

Serviks yang awalnya:

  • panjang sekitar 3–4 cm

akan menjadi:

  • semakin tipis

  • seperti kertas

Ini disebut efacement 0–100%

Contoh:

0% = belum menipis
50% = setengah menipis
100% = sangat tipis


2️⃣ Dilatasi (pembukaan)

Serviks mulai membuka dari:

0 cm → 10 cm

Tahapan pembukaan:

1 cm
2 cm
3 cm
4 cm
5 cm
6 cm
7 cm
8 cm
9 cm
10 cm (lengkap)

Pada 10 cm bayi siap lahir.


3. Fase Kala I

Kala I dibagi menjadi 2 fase besar.

1️⃣ Fase Laten

Pembukaan:
0 – 3 cm

Ciri-ciri:

  • kontraksi masih jarang

  • nyeri masih ringan

  • ibu masih bisa jalan

  • durasi kontraksi 20–30 detik

Lama fase ini:

Primigravida (anak pertama)
➡️ 8–12 jam

Multigravida
➡️ 6–8 jam


2️⃣ Fase Aktif

Pembukaan:
4 – 10 cm

Pada fase ini persalinan mulai cepat.

Ciri-ciri:

  • kontraksi semakin kuat

  • kontraksi semakin sering

  • ibu mulai sangat kesakitan

  • pembukaan cepat

Fase aktif dibagi lagi menjadi:

Fase akselerasi

Pembukaan 4 → 6 cm

Fase dilatasi maksimal

Pembukaan 6 → 8 cm

Fase deselerasi

Pembukaan 8 → 10 cm


4. Kontraksi Rahim

Kontraksi adalah pengencangan otot rahim secara ritmik.

Tujuannya:

  • membuka serviks

  • mendorong bayi turun

Ciri kontraksi persalinan:

  • teratur

  • semakin kuat

  • semakin lama

  • semakin sering

Contoh pola kontraksi:

Awal persalinan
10 menit sekali

Fase aktif
5 menit sekali

Menjelang lahir
2–3 menit sekali

Durasi kontraksi:

30 – 60 detik


5. Tanda Kala I

Beberapa tanda ibu masuk fase ini:

1️⃣ Kontraksi teratur

Perut terasa kencang dan sakit.


2️⃣ Bloody show

Keluar lendir bercampur darah dari vagina.

Ini karena serviks mulai membuka.


3️⃣ Pecah ketuban

Air ketuban keluar dari vagina.

Air ketuban normal:

  • jernih

  • tidak berbau

Jika:

hijau → kemungkinan bayi stres.


6. Pemeriksaan Bidan Saat Kala I

Bidan harus melakukan beberapa pemeriksaan.

1️⃣ Pemeriksaan pembukaan

Dilakukan dengan pemeriksaan dalam (vaginal touché).

Tujuannya:

  • mengetahui pembukaan

  • posisi kepala bayi

  • kondisi serviks


2️⃣ Mendengar DJJ

DJJ = Denyut Jantung Janin

Normal:

120 – 160 kali/menit

Jika di luar itu → tanda gawat janin.


3️⃣ Memantau kontraksi

Dilihat:

  • frekuensi

  • durasi

  • kekuatan


4️⃣ Memantau tekanan darah ibu

Karena bisa terjadi:

  • preeklamsia

  • syok


7. Alat Penting dalam Kala I

Dalam kebidanan ada alat monitoring bernama:

Partograf

Partograf adalah grafik untuk memantau:

  • pembukaan serviks

  • kontraksi

  • denyut jantung janin

  • kondisi ibu

Jika grafik melewati garis tertentu → tanda persalinan bermasalah.


8. Posisi Ibu Saat Kala I

Bidan biasanya menyarankan ibu:

  • berjalan

  • duduk

  • miring kiri

Tujuannya:

  • mempercepat pembukaan

  • memperlancar aliran darah ke bayi


9. Cara Mengurangi Nyeri Persalinan

Secara alami:

1️⃣ teknik napas
2️⃣ pijat punggung
3️⃣ kompres hangat
4️⃣ posisi nyaman
5️⃣ dukungan emosional


10. Komplikasi Kala I

Bidan harus waspada terhadap:

1️⃣ Persalinan lama

Pembukaan sangat lambat.


2️⃣ Ketuban pecah dini

Ketuban pecah sebelum kontraksi.


3️⃣ Gawat janin

DJJ tidak normal.

No comments:

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi 1. Pengertian Sediaan oral khusus → obat yang diberikan melalui mulut dengan formula khus...