Thursday, March 12, 2026

Proses Persalinan

Proses Persalinan

1. Pengertian Persalinan

Persalinan adalah proses keluarnya janin, plasenta, dan selaput ketuban dari rahim melalui jalan lahir.

Persalinan normal biasanya terjadi pada usia kehamilan:

37 – 42 minggu

Ini disebut kehamilan cukup bulan (aterm).


2. Faktor yang Mempengaruhi Persalinan

Dalam kebidanan dikenal 5 faktor utama persalinan (5P).

1️⃣ Power (Kekuatan)

Kekuatan yang mendorong bayi keluar.

Terdiri dari:

  • kontraksi rahim

  • tenaga mengejan ibu


2️⃣ Passage (Jalan lahir)

Jalan yang dilalui bayi saat lahir.

Terdiri dari:

  • panggul ibu

  • vagina

  • jaringan lunak


3️⃣ Passenger (Janin)

Faktor dari bayi:

  • ukuran bayi

  • posisi bayi

  • presentasi bayi


4️⃣ Position (Posisi ibu)

Posisi ibu saat persalinan bisa mempengaruhi kelancaran persalinan.

Contoh posisi:

  • berbaring

  • setengah duduk

  • jongkok


5️⃣ Psyche (Psikologis)

Kondisi mental ibu sangat berpengaruh.

Jika ibu:

  • takut

  • stres

  • panik

Maka persalinan bisa menjadi lebih lama.


3. Tanda-Tanda Persalinan

Beberapa tanda bahwa persalinan sudah dekat:

1. Kontraksi Rahim

Ciri kontraksi persalinan:

  • semakin kuat

  • semakin sering

  • semakin lama


2. Keluar Lendir Bercampur Darah

Disebut bloody show.

Terjadi karena serviks mulai membuka.


3. Ketuban Pecah

Air ketuban keluar dari vagina.

Jika ketuban pecah, ibu harus segera ke fasilitas kesehatan.


4. Nyeri Pinggang

Nyeri terasa dari pinggang menjalar ke perut bagian bawah.


4. Tahapan Persalinan

Persalinan dibagi menjadi 4 kala.


KALA I

Pembukaan Serviks

Ini adalah fase serviks membuka sampai 10 cm.

Kala I dibagi menjadi dua fase:


Fase Laten

Pembukaan:

0 – 3 cm

Ciri-ciri:

  • kontraksi masih ringan

  • kontraksi setiap 10 – 20 menit

  • ibu masih bisa berjalan

Durasi:

  • primigravida: 8 jam

  • multigravida: 6 jam


Fase Aktif

Pembukaan:

4 – 10 cm

Kontraksi menjadi:

  • lebih kuat

  • lebih sering

  • lebih lama

Durasi:

  • primigravida: sekitar 6 jam

  • multigravida: sekitar 4 jam

Saat pembukaan 10 cm, ibu siap melahirkan.


KALA II

Pengeluaran Bayi

Dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir.

Ciri-ciri:

  • ibu merasa ingin mengejan

  • tekanan pada anus

  • kepala bayi mulai terlihat

Proses yang terjadi:

1️⃣ kepala bayi turun ke panggul
2️⃣ kepala bayi keluar
3️⃣ bahu keluar
4️⃣ seluruh tubuh bayi keluar

Durasi:

  • primigravida: 1 – 2 jam

  • multigravida: 30 menit – 1 jam


KALA III

Pengeluaran Plasenta

Setelah bayi lahir, rahim akan berkontraksi kembali untuk mengeluarkan plasenta (ari-ari).

Biasanya terjadi dalam waktu:

5 – 30 menit setelah bayi lahir

Tanda plasenta lepas:

  • tali pusat memanjang

  • darah keluar

  • rahim mengeras


KALA IV

Observasi Setelah Persalinan

Fase ini berlangsung sekitar 2 jam setelah persalinan.

Tujuannya:

  • memastikan tidak terjadi perdarahan

  • memantau kondisi ibu

  • memantau kontraksi rahim


5. Mekanisme Persalinan Normal

Bayi harus melakukan beberapa gerakan agar bisa keluar dari panggul.

Proses ini disebut mekanisme persalinan.

Tahapannya:

1️⃣ Engagement (kepala masuk panggul)
2️⃣ Descent (kepala turun)
3️⃣ Flexion (kepala menunduk)
4️⃣ Internal rotation (kepala berputar)
5️⃣ Extension (kepala keluar)
6️⃣ External rotation (kepala kembali berputar)
7️⃣ Expulsion (tubuh bayi keluar)


6. Peran Bidan Saat Persalinan

Bidan harus:

  • memantau kontraksi

  • memantau detak jantung janin

  • membantu ibu mengejan

  • menolong kelahiran bayi

  • menjaga kebersihan persalinan


7. Penilaian Bayi Setelah Lahir

Bidan akan melakukan penilaian APGAR.

Dinilai pada:

  • menit pertama

  • menit kelima

Yang dinilai:

  • warna kulit

  • denyut jantung

  • refleks

  • tonus otot

  • pernapasan

No comments:

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi 1. Pengertian Sediaan oral khusus → obat yang diberikan melalui mulut dengan formula khus...