Proses Persalinan
1. Pengertian Persalinan
Persalinan adalah proses keluarnya janin, plasenta, dan selaput ketuban dari rahim melalui jalan lahir.
Persalinan normal biasanya terjadi pada usia kehamilan:
37 – 42 minggu
Ini disebut kehamilan cukup bulan (aterm).
2. Faktor yang Mempengaruhi Persalinan
Dalam kebidanan dikenal 5 faktor utama persalinan (5P).
1️⃣ Power (Kekuatan)
Kekuatan yang mendorong bayi keluar.
Terdiri dari:
-
kontraksi rahim
-
tenaga mengejan ibu
2️⃣ Passage (Jalan lahir)
Jalan yang dilalui bayi saat lahir.
Terdiri dari:
-
panggul ibu
-
vagina
-
jaringan lunak
3️⃣ Passenger (Janin)
Faktor dari bayi:
-
ukuran bayi
-
posisi bayi
-
presentasi bayi
4️⃣ Position (Posisi ibu)
Posisi ibu saat persalinan bisa mempengaruhi kelancaran persalinan.
Contoh posisi:
-
berbaring
-
setengah duduk
-
jongkok
5️⃣ Psyche (Psikologis)
Kondisi mental ibu sangat berpengaruh.
Jika ibu:
-
takut
-
stres
-
panik
Maka persalinan bisa menjadi lebih lama.
3. Tanda-Tanda Persalinan
Beberapa tanda bahwa persalinan sudah dekat:
1. Kontraksi Rahim
Ciri kontraksi persalinan:
-
semakin kuat
-
semakin sering
-
semakin lama
2. Keluar Lendir Bercampur Darah
Disebut bloody show.
Terjadi karena serviks mulai membuka.
3. Ketuban Pecah
Air ketuban keluar dari vagina.
Jika ketuban pecah, ibu harus segera ke fasilitas kesehatan.
4. Nyeri Pinggang
Nyeri terasa dari pinggang menjalar ke perut bagian bawah.
4. Tahapan Persalinan
Persalinan dibagi menjadi 4 kala.
KALA I
Pembukaan Serviks
Ini adalah fase serviks membuka sampai 10 cm.
Kala I dibagi menjadi dua fase:
Fase Laten
Pembukaan:
0 – 3 cm
Ciri-ciri:
-
kontraksi masih ringan
-
kontraksi setiap 10 – 20 menit
-
ibu masih bisa berjalan
Durasi:
-
primigravida: 8 jam
-
multigravida: 6 jam
Fase Aktif
Pembukaan:
4 – 10 cm
Kontraksi menjadi:
-
lebih kuat
-
lebih sering
-
lebih lama
Durasi:
-
primigravida: sekitar 6 jam
-
multigravida: sekitar 4 jam
Saat pembukaan 10 cm, ibu siap melahirkan.
KALA II
Pengeluaran Bayi
Dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir.
Ciri-ciri:
-
ibu merasa ingin mengejan
-
tekanan pada anus
-
kepala bayi mulai terlihat
Proses yang terjadi:
1️⃣ kepala bayi turun ke panggul
2️⃣ kepala bayi keluar
3️⃣ bahu keluar
4️⃣ seluruh tubuh bayi keluar
Durasi:
-
primigravida: 1 – 2 jam
-
multigravida: 30 menit – 1 jam
KALA III
Pengeluaran Plasenta
Setelah bayi lahir, rahim akan berkontraksi kembali untuk mengeluarkan plasenta (ari-ari).
Biasanya terjadi dalam waktu:
5 – 30 menit setelah bayi lahir
Tanda plasenta lepas:
-
tali pusat memanjang
-
darah keluar
-
rahim mengeras
KALA IV
Observasi Setelah Persalinan
Fase ini berlangsung sekitar 2 jam setelah persalinan.
Tujuannya:
-
memastikan tidak terjadi perdarahan
-
memantau kondisi ibu
-
memantau kontraksi rahim
5. Mekanisme Persalinan Normal
Bayi harus melakukan beberapa gerakan agar bisa keluar dari panggul.
Proses ini disebut mekanisme persalinan.
Tahapannya:
1️⃣ Engagement (kepala masuk panggul)
2️⃣ Descent (kepala turun)
3️⃣ Flexion (kepala menunduk)
4️⃣ Internal rotation (kepala berputar)
5️⃣ Extension (kepala keluar)
6️⃣ External rotation (kepala kembali berputar)
7️⃣ Expulsion (tubuh bayi keluar)
6. Peran Bidan Saat Persalinan
Bidan harus:
-
memantau kontraksi
-
memantau detak jantung janin
-
membantu ibu mengejan
-
menolong kelahiran bayi
-
menjaga kebersihan persalinan
7. Penilaian Bayi Setelah Lahir
Bidan akan melakukan penilaian APGAR.
Dinilai pada:
-
menit pertama
-
menit kelima
Yang dinilai:
-
warna kulit
-
denyut jantung
-
refleks
-
tonus otot
- pernapasan
No comments:
Post a Comment