Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts

Thursday, April 16, 2026

Dysense - Tidak Ada yang Hilang, Beberapa Hanya Berubah Bentuk

Di antara banyak pilihan, banyak wangi, banyak kemungkinan
Tapi entah kenapa,
Tidak semuanya terasa seperti “aku”.
Ada beberapa harum yang terasa kosong dan hampa
Beberapa terlalu gaduh, ramai dan terlalu bising
Dan ada beberapa yang terasa terlalu dekat hingga sangat asing

Katanya, memilih parfum itu soal selera.
Tapi semakin aku mencoba, aku mulai sadar,
Ini bukan tentang mana wangi yang tepat -mana yang paling enak dicium,
Ini tentang mana yang paling terasa.
Perasaan yang pernah ada,
Momen yang tidak benar-benar hilang,
Dan seseorang yang diam-diam masih tinggal.

Aku tidak langsung memilih
Perlahan ku hadirkan moment-moment yang dulu sempat pergi dan hilang
Bukan yang paling mencolok, bukan juga yang paling manis.
Tapi yang paling terasa familiar.
Seperti pernah mengenalnya,
Tanpa perlu dijelaskan "aku pernah ada cinta disini"

Dan saat perlahan aku menuangkan harumnya,
Aku mengerti satu hal—
Aku tidak hanya sedang memilih wangi
Aku sedang memilih cara untuk tetap dekat dengan sesuatu yang pernah jauh
Karena tidak semua yang sudah berlalu benar-benar selesai dan hilang
Beberapa hanya berubah bentuk

Menjadi sesuatu yang bisa dipakai, dibawa kemanapun pergi, tapi tidak bisa dilepaskan.

— Dysense

Tuesday, April 14, 2026

Dysense - Dari Cinta, Lahirlah Sebuah Karya

Desember 2025..
Di hari ulang tahunku,
Aku menerima hadiah yang tidak begitu besar tapi tidak begitu kecil
Sebuah parfum.
Ya, 
Tapi ternyata tidak se-sederhana itu.

Awalnya aku pikir hanya tentang sebuah wangi
Tapi ternyata diam-diam ia menetap
Lebih dari sekedar harum

Dan sejak hari itu aku mulai mengerti
Bahwa ada hal yang tidak perlu dijelaskan untuk menggambarkan keindahan 
Karena setiap kali aku menyemprotkannya,
Dunia seakan melambat sebentar
Mengembalikan aku ke hari itu
Ke perasaan hangatku mendapati moment yang membuatku merasa dipilih, diingat, dan dicintai

Lucunya,
Ternyata aku menyadari bahwa ini bukan hanya sebuah parfum dan aroma
Tapi ini soal kisah, 
Cerita aku dengannya
Yang tersimpan dalam harumnya
Dan yang terjaga dalam setiap tetesnya

Aku tak tahu,
Apakah semua orang pernah merasakannya?
Tentang bagaimana satu aroma bisa menyimpan seseorang?
Karena itulah, 
Aku ingin menciptakan hal yang sama
Bukan hanya sekedar parfum,
Tapi sebuah rasa yang bisa kamu jaga sambil membawanya pergi
Atau rasa yang bisa kamu kenang sambil memejamkan mata saat ingin terlelap
Agar suatu hari nanti,
Ketika kamu kembali pada aroma ini
Kamu akan berhenti sejenak
Diam, teringat, tentang siapa, tentang bagaimana kamu pernah merasa
“aku pernah ada cinta disini.”

— Dysense Perfume by Widyisa

Monday, August 1, 2022

Seni Dwi Nurisa

Hai Seni,
Masih ingat kala 7 tahun lalu
Saat rencana Tuhan untuk mempertemukan kita yang tak saling mengenal dan akhirnya kita dekat sedekat dulu
Rencana Tuhan selalu berhasil ya, Sen

Seni yang super baik,
Terimakasih telah menjadi sahabat selama ini
Andri, 
Percayalah, wanitamu itu benar-benar wanita baik dan baik-baik

Aku adalah bukti kebaikannya
Gelarku adalah akibat dari hubungan persahabatan dengannya
Sukaku adalah akibat dari ulahnya
Semangatku adalah akibat dari ketegasannya

Aku titip wanita baik ini pada seseorang yang telah dipercaya Tuhan untuk menjadi teman hidupnya selamanya

Happy wedding Seni Dwi Nurisa & Andri Pahudin

Saturday, June 11, 2022

Ratu Thesya Puja Sahara Alviolita

Assalamualaikum Wr. Wb
Izinkan saya menulis disini untuk menceritakan tentang dia. 

Ratu Thesya Puja Sahara Alviolita,
Dia yang bisa kuat dari lemah dirinya
Dia bisa saja membenci dirinya sendiri
Tapi tetap saja selalu dikalahkan dengan harapan dunia yang bertumpu pada bahunya

Dia bukan satu-satunya
Dia adalah satu dari sekian banyak wanita kuat dan bisa bertahan sampai detik ini
Aku mengenalnya dengan sebutan, Atu.

Kita pernah merengkuh tangis di setiap persimpangan bersama
Dan tanganku selalu siap untuk menyeka tetes air matanya
Tapi kini akadnya adalah batas
bahwa tak lagi akan ada tangis pada jalan yang selanjutnya akan ia lewati
Karena ku tak ingin lagi tangan ini bergerak seperti kemarin

Siapapun,
Aku titipkan ratu -- yang dulu pernah tumbuh bersama kami --
Tolong kuatkan ia saat lemah
Tolong ingatkan ia saat lupa untuk bangkit
Karena kini aku terbatas mengganggunya, 
Yang sudah sepenuhnya terjaga oleh dia yang tepat sejak tadi pagi

Ratu, 
Kau tak bersayap
Tapi kau bermahkota

A reza,
Terimakasih telah menaruhkan mahkota pada ratu kami
Mahkota yang kan selalu indah pada hari ini, esok, lusa dan selamanya.

Sekali lagi,
Selamat menempuh hidup baru untuk Ratu Thesya dan Reza Fauzan.

Wassalamualaikum Wr. Wb

-Widyisa, 11 Juni 2022

Sunday, March 7, 2021

Need Someone to Talk to

Gue,
Sedang berada di fase..

Membutuhkan seseorang yang saling mendengar dan berbicara, deep talk sampai rasa yang selama ini takut untuk gue utarakan hadir dan melegakan perasaan.
Ingin menjadikan dia sebagai tempat ternyaman untuk bercerita segala keluh kesah bahkan kesenangan yang sepele.
Saat dimana gue membutuhkan orang yang bisa membantu gue dalam urusan yang nggak bisa gue selesaikan sendiri.
Saat dimana gue bisa meminta waktunya sebentar untuk gue yang benar benar kehilangan waktu.
Saat dimana gue ingin menunjukkan ekspresi gue dengan bebas tanpa harus dibuat-buat.
Ingin didukung dan ikut senang atas segala achievement gue.
Saat dimana dia dapat menenangkan segala kepanikan gue yang terkadang muncul nggak jelas.
Spread positive vibes-nya, yaa even nggak selalu menyenangkan dengan sikap, setidaknya dia membantu melupakan rasa sedih yang gue alami.

Yaa, sudah waktunya untuk berbicara hal-hal yang sesuai. Discuss, bertukar pikiran, misal. Bercerita hingga tak ada rasa cemas untuk menyimpan story secrets each other.

Saturday, November 28, 2020

Stupid, I Love You!

Najmah Ihsana Putri
Kaput si ngejreng: jangan sombong setelah ini. Santuy lah yaaa

Rahma Fauzia Madaningrum
Rahma si rudet: kalo ada apa-apa bilang aku. Sebisa aku, pasti aku bantu

Nofita Fitri Kurniasih
Mba nofi si kalem: jangan canggung yaa minta tolong. Tapi jangan terlalu dekat sama aku, aku nggak mau kamu rusak

Aditya Yuliandaru Pamungkas
Mas adit si gewmoy: jaga kesehatan jaga makan, jangan skincare doang dijaga

Fahmi Akbar Putra
Aamiw si mabok: baiknya, humble-nya, loyal-nya jangan dirubah yaa!

Eki Firmansyah
Aeki si santuy: jangan dukung si kancing menyerah. Ayoo semangat! Gemuk gpp asal kurus

Imam Maulana
Aimam si lucu: paling diem, tapi sekalinya ngomong kayak sule haha

Love you too, guys!
-Bandung, 2020

Sunday, October 4, 2020

Kebahagiaan yang Mana?

Mau bicara soal kebahagiaan.

Tapi tolong sepaham dulu.
Bahagia disini bukan cuma satu.
Pahamin dulu kalau kita (manusia) itu terbagi menjadi 2, ruh dan jasad.

Nah sepemahaman lo soal bahagia, which one?

Karena ruh dan jasad itu jelas beda.

Jasad itu kebahagiaan yang bisa aja berhubungan dengan orang lain.
Kayak lo bahagia nih punya ilmu wadidaw, banyak materi, banyak sahabat, your physics better than others, etc.

Tapi ruh, itu kebahagiaan yang cuma urusan lo doang. Lo yang create. Lo yang menemukan. Sendiri.
Mentoknya orang lain cuma bisa influence diri lo. Nggak bisa masuk ikut campur tentang kebahagiaan yang ruh lo mau.
Kayak lo merasa tenang kalau udah sholat, merasa bahagia banget bisa bantu orang dengan apa yang lu miliki, etc.

Iyap, kebahagiaan itu yang nggak bisa orang lain ubek-ubek dari diri lo. Mereka nggak akan ngerasain tenangnya hati lo kayak apa, even you told to them pun lo akan sulit menyusun kata-katanya dan mau ngerasain gimana, mereka?
Karena itu cuma urusan lo dengan Pencipta jasad, Allah.

Kenapa orang lain bisa sebahagia itu?
Hey, jangan sibuk mencari tau jawabannya.
Karena di akhirat nanti kita ngga akan ditanya tentang orang lain, kalem.
Cukup fokus tanyakan pada diri lo, kenapa lo enggak?
Kalau perlu buatlah fish bone. Apa yang menjadikan lo nggak bahagia.
Bisa jadi relasi lo dengan Allah yang belum baik.
For example, Allah udah berikan lo nilai plus (+) apapun yang terjadi. Tinggal bagaimana lo beri penilaian dari diri lo.
Kalau nilai lo masih minus, yaa apa bisa hasilnya plus (+)?
(-) x (+) = (-).
Tapi kalau ini (+) x (+) = (+) paham kan?

Gue amat sangat yakin janji Allah itu nyata. Kalau kita bisa menemukan kebahagiaan ruh dalam diri kita, insyaAllah Allah sedang merencanakan dan mempersiapkan kebahagiaan buat jasad kita.
Lebih indah dari apa yang pernah kita temukan.

Now, bisa kan mulai cari kebahagiaan yang kita sama-sama maksud?

Wednesday, May 13, 2020

Sepuluh Penyebab Tidak Dikabulkannya Doa

Suatu ketika Ibrahim bin Adham lewat di pasar Bashrah maka berkumpul lah di sekitar beliau banyak orang.

Lalu mereka berkata: “Wahai Abu Ishak, kenapa kami berdoa tetapi tidak dikabulkan?”

Beliau menjawab: “Karena hati kalian telah mati disebabkan sepuluh perkara”

“Apa itu?” Kata mereka

Beliau menjawab:

Pertama: kalian tidak memenuhi hak Allah padahal sudah mengenal-Nya.

Kedua: kalian mengklaim cinta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian meninggalkan sunahnya.

Ketiga: kalian membaca Al-Qur'an tetapi tidak mengamalkannya.

Keempat: kalian makan nikmat Allah tetapi tidak mensyukurinya.

Kelima: kalian bilang sesungguhnya setan adalah musuh lalu akur dengannya.

Keenam: kalian bilang surga itu benar adanya tetapi tidak beramal untuk mengejarnya.

Ketujuh: kalian bilang neraka itu benar adanya tetapi tidak lari darinya.

Kedelapan: kalian bilang kematian itu benar adanya tetapi tidak mempersiapkan diri untuknya.

Kesembilan: kalian terbangun kemudian menyibukkan diri dengan aib orang lain dan melupakan aib sendiri.

Kesepuluh: kalian kuburkan jenazah-jenazah tetapi tidak mengambil pelajaran darinya.

Source: Kitab Jawahir Al lu'luiyah

Sunday, May 10, 2020

فبأي آلاء ربكما تكذبان

Dulu, gue berpikir kewajiban gue sebagai orang islam cuma sholat, terus ngaji. Thats it. Ternyata masih banyak lagi yang lebih dalam dari itu

Semakin kesini, semakin tau, semakin ngga ada apa-apanya, semakin fakir dan menyadari bahwa selama ini gue sombong; ngga mau mengenal islam lebih dalam

Pantas selalu merasa kufur, karena gue abai sama kenikmatan lain yang harusnya gue tau tapi malah acuh, ngga mau tau dan pura-pura ngga tau

Iya, dan gue cuma islam, belum muslim

Sunday, January 26, 2020

Melukis Kenang di Langit Bandung



Bandung,
26 Januari di suhu 26°C
Ini 2 bulan-ku minus 26 hari.

Bandung,
Terimakasih telah mengundangku di acara mereka.
Terimakasih telah memintaku singgah untuk turut menulis cerita di rangkaian kisah mereka.
Terimakasih telah mengizinkanku tinggal di kehidupan mereka, meski tidak untuk menetap.
Terimakasih telah memberiku segalanya yang baru dari mereka sebagai tempat baru yang ku kunjungi.

Bandung,
Tolong,
Bantu hadirkan mereka kembali, semampumu.
Dan ku ucapkan terimakasih untuk segala udara yang kuhirup.

Bandung,
Aku percaya,
Air mata yang jatuh tak menetes di setiap kita berpisah,
tak berarti aku harus kehilanganmu,
dan semua bagian darimu.

Bandung,
Janji yaa untuk terus menjadi saksi,
bahwa ini adalah awal perpisahan,
yang pasti akan berakhir pada pertemuan,
dan itu sedang merangkak mendekat.

Wednesday, January 1, 2020

2020 Goals

The next blog of '2019 Goals' on 3rd January.

Di tulisan itu gue masih nggak paham resolusi itu apa. But right now, gue paham dong -karenaaa resolusi gue di tahun lalu itu tercapai!
Cuma 1 yang nggak bisa gue capai. Continue my study in Jawa. IP gue kurang cuy. Tapi nggak sedih juga, karena gue lanjut Univ-nya di kota impian gueeeee. Bahagianyaaah.

Tradisi di setiap lembaran baru, kata orang-orang mah. But i think setiap hari adalah resolusi, tapi mungkin karena perbedaan tahun yang ‘umum’ ini, resolusi jadi nggak terlihat seperti biasa -special, pake telor.

Tahun semalam tadi, mengajarkan gue untuk menjadi 'siapa gue sebenarnya'.
Yang runtuh saat kehilangan orang-orang yang gue cinta.
Yang bahagia saat tau doa-doa gue terkabul.
Yang tenang saat di tiap waktu gue bisa bermanfaat buat orang lain.
Di tahun itu gue bener-bener rempong pokoknya.

Dan sekarang gue akan menulis lagi resolusi gue, semoga insyaAllah terkabul lagi di tahun yang akan berjalan ini, aamiin.
1. Awal tahun ini gue masih ngejalanin project sampai nanti ada info KBM Univ gue dimulai, berharap ada impactnya ke gue
2. Semoga pendidikan yang nanti akan gue jalani ini, Tuhan lancar-mudahkan dan bisa bermanfaat buat semuanya. Iya, semua. Tak terkecuali
2,5. Diberi kesehatan di saat-saat yang tepat -karena sakit itu juga perlu
3. PKPA dan segala bau persidangan dimudahkan jalannya
3,5. Apt goals
4. Lulus Apt, gue mau business pokoknya -buka apotek, klinik, panti asuhan, panti werdha, panti jomblo, etc
4,5. Karir success
5. Up Project jalan terooos
5,5. Udah ah nggak mau lanjut S2, capek saudara-saudara
6. Memberangkatkan haji keluarga
7. Impian duniawi tercapai
8. Sahabat selalu ada whenever and wherever
9. Punya rumah tetap dan (mungkin) menetap di Bandung

Hnm, resolusi duniawi banget kayaknya yaa ahah, nih biar gue sendiri sadar akan akhirat, arti kehidupan yang sebenarnya.
1. Hablumminannas dan hablumminAllah berjalan baik
2. Sholehah di setiap pergantian waktu –bukan cuma di Ramadhan aja
3. Stay tawadhu dengan semuanya
4. Selalu sedekah di setiap waktu -sedekah bukan hanya soal uang, tapi kata yang baik dan bermanfaat pun itu sedekah
5. Persahabatan gue dengan sahabat-sahabat gue tetap terjalin sampai di akhirat nanti. Teyani, Ala, Debby, Debi, Seni, semua teman majelis, teman rumah, teman WE project Bandung, Debi (lagi), Ka Dian, Ka Mitha dan semuaaaa. Maaf yang nggak bisa gue tulis satu persatu –karena ini cerita gue, bukan kalian ahah
6. Selalu berbuat baik dalam hal apapun dan terhadap siapapun –kita nggak akan pernah tau kebaikan apa yang membuat kita masuk ke surgaNya Allah
7. Bisa membantu orang lebih banyak lagi dari apa yang gue sanggupi dan gue miliki  -'apa’ yang kita punya bukan untuk digunakan sendiri
8. Bermanfaat untuk orang banyak –sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi oranglain

Dan itulah resolusi gue kedepannya dari awal tahun 2020 ini. Semoga resolusi kita semua, Tuhan kabulkan, aamiin.

Tuesday, December 3, 2019

Si Nenek Lagi Galak

Ini bukan hari Up Project sih. Tapi kita juga nggak sengaja ketemu si Nenek lagi.
By the way, hari ini dia lagi galak gaesss wkw.

"Neneeeek" Kata gue dengan semangat.

"Hari ini udah makan beluuum?" Bertanya manja.

"Blom."

"Mau makan nggaaa?"

"Mau."

Bisa dibayangin nggak, jawabnya itu singkat banget, cepet dan sambil melengos gitu dari kita. Ahahaa tapi giliran makanan aja, keliatan sehat banget si Nenek.

"Makasih ni ya"

"Sama-sama dooong"

Terus kita sama-sama langsung pergi juga, karena di sebrang jalan lagi ada apa ya tadi.
Nggak tau deh, rame banget pokoknya sampai macet panjang.

Di tengah jalan sempat membahas ucapan 'Makasih ni ya' si Nenek, sama teman gue. Herman yaa, mau doi lagi galak, kadang omongan gue didiemin, tapi buat mengucap terimakasih itu nggak pernah lupa buat doi.

Mereka yang diberikan kekurangan, sama sekali nggak pernah berat bahkan ragu buat mengucap terimakasih; iya, hanya lewat kata.
Sedangkan gue, terkadang masih aja ada lupanya buat mengucap itu.
Hnm, Tuhan sungguh menghadirkan orang yang tepat!

Oiya, si Nenek itu apal muka gue sama temen gue nggak yaa?
Entahlah. Yang jelas gue sama temen gue seneng banget gitu kalau ketemu sama si Nenek. Tuhan juga sepertinya sudah mengatur waktu di setiap pertemuan kita.

Friday, November 29, 2019

Ampun, si Nenek Ngelucuuu

Cerita dari Up Project yang paling berkesan hari ini adalah cerita gue dengan si Nenek yang aaah entah kenapa bisa lupa gue tanya siapa namanya.

"Nenek ngapain? Kok bajunya dilepas?"

"Nambel baju". Sambil duduk di emperan warung.

"Bajunya kenapa?"

*diam*

"Nek, ini apa sih?" Sambil gue pegang bawaan si Nenek.

"Omprengan"

"Isinya apa?"

*Diam lagi*

"Nenek udah makan belum?"

"Belum hehe" Sambil ketawaaaa wkw

Dan baru deh si Nenek liat muka gue, selama dari tadi gue tanya-tanya, dia cuma fokus nambal baju aja. PAKE LEM AIBON dong :'(

"Nek, aku sering banget liat Nenek di jalan sini. Nenek tidurnya dimana sih?"

"Pohon". Gue diajak becanda dong sama si Nenek ahahaahahhhaaa -untung gue lagi kuat.

"Hah? Pohon?"

*Diam lagi gaes*

Gue sama teman gue senyum aja.

"Yaudah, ini makanan buat Nenek yaa. Di makan loh yaa?"

"Iyaaa, makasih ya ini" Sambil senyum ke gue.

Lah giliran makanan aja, mau, liat muka gue :(

By the way, ini pertemuan face to face  kita yang beberapa kali dengan si Nenek. Cerita yang pertama.. Singkat banget ahah

"Permisiii. Nek ini kita ada sesuatu buat Nenek". Kita berentiin si Nenek yang lagi jalan.

"Ini bagus tau, banyak seratnya". Sambil nendang-nendang buah (nggak tau apa namanya) pakai kakinya.

"Oh iyaaa. Ini aja, ini lebih enak tau. Dimakan yaa"

"Mau ini nggaaak?" Sambil ngasih buah yang tadi ditendang-tendang.

"Makasii. Kita juga punya kok hehe. Yaudah, kita permisi yaa"

*nggak jawab*

Buat kalian yang suka ke arah Bogor, pasti tau siapa Nenek yang gue maksud.

Menurut gue Nenek ini sehat-sehat aja sih, cuma yaa karena kurang diajak ngobrol aja kayaknya. Makanya suka agak 'ngawur' jawabnya kalau ditanya.
Soalnya, semakin si Nenek 'engeh' sama muka gue dan temen gue, si Nenek udah 'agak nyambung' diajak ngobrolnya. Yaa meskipun gue tanya tidurnya dimana, dan dia malah jawab 'pohon', dengan singkat, muka yang flat dan nggak lihat wajah gue haha. Tapi better dari sebelumnya kok.

Jadi nggak sabar, nunggu misi Up Project selanjutnya.
Mau dengar cerita si Nenek yang lain aja.
Nggak tau apa aja.
Yang penting, kita mah dengerin ajaa.
Dan maunya doi emang kita cuma disuruh dengerin aja.
Kalau nggak nyambung yaa paling kita ketawa bareng sama si Nenek aja ahah.

Itu kenapa belakangnya 'aja' semua dah.

Oiya, si Nenek ini emang udah ada jadwal khususnya buat kita. Jadi kita pasti bakal cari doi kalau ngejalanin misi.

Seeya!

Monday, November 25, 2019

Pedoman Hidup Gue

Kenal dengan macam-macam orang. 
Berteman dengan macam-macam sifat. 
Berbeda. 
Yaa, Tuhan menghadirkan setiap orang yang datang ke hidup kita dengan maksud. 
Baik dan buruk. Membahagiakan dan mengecewakan. Menyenangkan dan menyedihkan. Menyadarkan dan membiarkan. Menasehati dan meremehkan. Membuat tawa dan membuat tangis. Membawa pesan dan membawa masalah. Dan masih ada seribu rasa lagi yang lain.

Mau dapat yang baik-baik aja. Boleh aja. Semoga itu nggak sulit. Tapi kita belajar kesalahan darimana.
Mau menghindar dari yang buruk. Nggak bisa dong. Kita akan terus punya mereka dan mereka akan tetap ada; meski berganti raga. 

- Be positive. Jangan pernah negative thinking sama oranglain. Kamu manusia, tak selalu benar, bisa salah, dan kamu tak akan pernah tau apa alasan dibaliknya. Jangan biarkan pikiranmu menghancurkan hati dan dirimu.

- Do the best. Kamu yang harus mengendalikan semuanya dalam hidupmu; diskusi dengan hati. Jangan biarkan sikap dan act-mu mengambil alih dirimu, lantas kamu luluh. Karena penilaian seseorang dilihat dari bagaimana akhlaknya; kelakuan. 

- Terus lakukan kebaikan pada siapapun. Karena hidupmu tak sendiri. Ada banyak jutaan orang yang bisa kamu bantu, dalam banyak hal pula. 

- Ringankan kata maaf dan terimakasih; jangan ragu mengucap itu meski pada usia di bawah mu; anak kecil sekalipun. Karena selain kamu membiasakan diri menjadi lebih baik, ada kebaikan yang kamu tanam pada diri oranglain.

- Hargai siapapun. Setiap orang memiliki taraf dan tingkatan hidupnya masing-masing. Tak semua yang baik itu katamu. Jangan paksa oranglain menjadi 'baik' yang seperti kamu pikir. Karena akan ada 'baik' yang lahir dari mereka sendiri yang lebih jauh tingginya dari kamu. 

- Hormati siapapun. Karena kamu tak akan pernah tau siapa dia sebenarnya; mungkin saja dia tak benar-benar menunjukkan semua ekspresinya sama kamu. Ada yang tak perlu kamu tau dan tak semua tentangnya harus kamu tau. 

- Bantu hilangkan kesedihan dan kesusahan di hidup orang lain. Simple, mulai dari orang-orang di sekitarmu. Karena akan ada balasan yang setimpal dari apa yang kamu lakukan, jaza

- Selalu dengarkan nasihat oranglain. Maksud mereka mungkin bukan menggurui. Tapi itu cara Allah membimbing kamu lewat oranglain. Juga ada bonus disana. Untuk bisa menghargai dan mengucap terimakasih.

- Cukup dengarkan omongan oranglain yang tak suka denganmu, tak perlu dipresentasikan di hati. Karena itu tak akan mengubah apapun dari hidupmu.

- Jangan pernah merasa benar hanya karena ingin mempertahankan sikap kedewasaanmu. Kamu butuh kepolosan yang tulus dari oranglain untuk bantu mengubah hidupmu menjadi lebih bermakna. 

- Jangan pernah mengeraskan suara; dengan orang yang tak bisa keras, di hadapan oranglain. Kamu harus lebih dulu memposisikan dirimu disana; bagaimana rasanya, bagaimana sakitnya, bagaimana malunya, bagaimana kesalnya, bagaimana sebenarnya Ia ingin memberontak; tapi Ia punya etika baik yang jauh lebih besar dari emosinya, dan Ia lebih memilih diam. 

- Jangan pernah meremehkan, merendahkan, menyepelekan oranglain. Kamu tak pernah tau kemampuan apa yang sebenernya Ia miliki. Dan kekuatan apa yang Ia miliki hingga akhirnya Ia mampu menyembunyikan kemampuannya. Sungguh hebat!

- Jangan pernah menjatuhkan oranglain; di depan umum atau dalam pikiran sekalipun. Karena itu berarti bukan oranglain yang buruk, tapi hati dan pikiran kamu. 

Tuhan tau yang tak pernah kamu tau. 
Jadi jangan pernah mengambil kesimpulan tentang seseorang bagaimana dia, seperti apa dia. 
Meski kamu bisa menebaknya, itu takkan bertahan lama. Karena di tiap detiknya, isi hati adalah dinamis; yang akan terus berubah.

Teruntuk semua 'kenalanmu' yang bersikap tidak baik. 
Cukup disimpan dalam pikiran. Dan pikirkan saja bahwa itu salah, sehingga itu membuat diri kita not to pass it on to the next person. 

Monday, November 4, 2019

Ibu Bapak Guruku

Pelajaran gue sulit, meski belajarnya mudah. Tapi kan tetap aja nggak all out. Ya kan?

Jadi rindu masa-masa ngisi LKS sekolah dulu deh. Tiap turun LKS yang wanginya itu khas banget kenapasiiiih, pasti langsung gue habeeek beberapa BAB. Malah kadang biarpun minggu pertama masih di BAB 1, gue hantam itu doi sampai episode akhir.

***

Ohiyaa, sering banget gue dengar, katanya nilai pelajaran itu gimana gurunya yah? Ahahha yaa bener juga sih.
Gue punya beberapa point dari nilai-nilai gue nih.

Fisika kelas 9 gue bagus -tiap doi baru selesai diktein soal, gue langsung maju buat ngumpulin buku gue. Dan yang lain masih ngerjain, herman kenapa gue segitu semangatnya yaa buat deket sama Pak J.
Yang gue suka dari ini adalah lirikan mata temen-temen kelas yang ngeliat gue dengan mata nggak biasa ahaha.
Masuk SMA (Pak W) eh jeblok sejeblok-jebloknyaaaa. Kayaknya gue yang salah sih.

Kimia di SMP sedikit; nggak terlalu paham. Kelas 10 mengenalnya lagi, kelas 11 mencoba mengerti, dan kelas 12 (Bu C) nilai kimia gue indaaah!
Kenapa bagusnya di kelas 12? Karena gue baru sadar target; farmasi gue membutuhkan ilmu itu.

Agama SMP gitu-gitu aja, agama SMA (Bu S) meningkat dong. Karena mulai SMA itu gue hijrah hehe jadi kebawa deh aura-aura santrinya.

MTK SMP standar, di kelas 10gue tertinggi -nggak mau kalah sama Tetehnya kata Bu H wkw.
Saingan beraaad gue di MTK, temen gue, N*el ahah. Jadi weh kelas 11-12 nilai gue adu balap sama dia :(

Sunda SMP standar juga, di SMA tertinggi dong. Kamu anak kesayangan Ibuuuu, kata Bu A hehe.

English SMP ancur, kelas 11-12 excelent! Gue makin excited banget belajar english, karena gurunya itu cantiiiik (Ms. Ati) mirip gue katanya ahahahalu. Ms. Ria thankyouuu banget, nilai T.O aku tertinggi loh. Dih shombong. Bodo wee.

Yang lain? Flat.

Olahraga, sudah pasteeeh, biar nggak ikut renang juga nggak masalah -Pak W kenal Mama gue wkw.

Bahasa, standar banget. Karena dulu gue nggak bisa menulis secara 'bahasa', eh sekarang malah hobby.
Yang gue kecewa sama diri gue di SMA dulu, gue kalah waktu bikin cerpen huhu -Buuu sekarang saya punya beberapa bahan cerpen nih, apa mau buat baru lagi :(

PLH, dulu gue nggak begitu aware sama lingkungan. Jadi masih bodo amat. Sekarang?beeeh. Sama aja ahaha.

Biologi, standar deh kayaknya.

SBK, stabil bagusnya. Gue jago di seni lukis (pokoknya yang berhubungan sama tangan) doang tapi ahah.

TIK, standar jugaaaaaa yakarena hebat di mapel itu jam terbang kali heeey. Da ngebosenin ih belajarnya ahah. Nyalin angka, rumus - nyalin angka, rumus. Maaf nih yaa pecinta monitor hehe.

***

Huh, terkadang terpintas pikiran buat bisa belajar di Sekolah lagi. Ngisi LKS, jawab soal di papan tulis, sok pinter depan guru -maju aja dulu, bisa nggak bisa belakangan ahah.

I miss when I loved you.
Terima Kasih seragam putih!

Tuesday, October 29, 2019

Cucumber Facial Mist

Karena ada timun nggak terpakai di kulkas, yaudaa gue buat doi ngerasa berguna aja hidupnya -padahal nggak mampu beli facemist :(

Siapkan alat dan bahan:
1. 1-2 Timun. Tau timun kan? Iya yang bentuknya kayak duren. Sesuaiin jumlahnya sama volume di spray bottle
2. Air matang. Biar mencegah adanya patogen aja wkw. 75% atau jangan lebih dari volume di spray bottle
3. Blender
4. Saringan (kecil)
5. Wadah
6. Spray bottle. Gue pake spray bottle bekas -tuh kan bottle-nya aja bekas, gimana mau beli facemist :(

Nih gue list how to make-nya:
1. Cuci timunnya pakai air. Iyalah kalau pake debu tayamum namanya
2. Potong random, yang penting kecil dan ngga ngerusak blender mama-mu wkw
3. Add airnya
4. Blend sampai halusnya merana, eh merata
5. Tuang ke wadah lain, pakai saringan kecil (mun aya mah)
6. Tuang ke spray bottle. Awas tumpah ahah 7. Taro di kulkas biar fresh dan dipakainya suegeeer

Face mist ini, daily use. Aman banget selama sediaan ngga bau ahah. Anyway facemist yang dibuat dari bahan alam itu biasanya umurnya kurang dari 10 hari. Karena kan ngga pakai pengawet. Jadi buatnya secukupnya aja yaa. 

BTW ampas timun-nya jangan dibuang, jadiin masker. Ditempel aja di wajah selama 10-15 menit. Biar apa? Biar adem ahah.

Kandungan air, astringen dan phytochemical dalam timun:
1. Menyegarkan, menyejukkan kulit di cuaca yang lagi demam ini
2. Menenangkan kulit yang panik karena sunburn attack
3. Mengontrol sebum/minyak berlebih kayak gorengan pas lagi diangkat
4. Mengurangi inflamasi/peradangan kulit
5. Bikin glowing uuwuw
6. Melembabkan kulit kering. Kayak dompet akhir bulan
7. Memproduksi collagen
8. Menjaga elastisitas kulit wajah, biar kayak ballon kaliyaa
9. Antiaging
10. Googling! Wkw

Selamat mencoba!

Thursday, October 24, 2019

Up Project

Tangan kanan memberi, tangan kiri tidak boleh tau. Benar.
Tapiiiii, kebaikan perlu diketahui banyak orang, agar mereka bisa ikut tergerak hatinya untuk melakukan kebaikan.

Surga terlalu luas untuk sendirian. Yuk berbuat baik. Karena kita nggak akan pernah tau kebaikan (kecil) mana yang mengantarkan kita ke surga.

Karena sejatinya manusia itu baik dan peduli. Hanya saja mungkin kita menutupi itu.
Semua bisa baik, tak semua bisa peduli.
Baik itu kebaikan, bagi mereka yang peduli.
Orang baik itu banyak banget, tapi daripada kita mencari, lebih baik kita yang menjadi orang baik itu.
Kebaikan bukan hanya soal memberikan materi atau membantu finansial aja, kata yang baik pun itu adalah kebaikan.

Tapi disini, gue ingin membuat gebrakan agar mereka yang mendengar bisa ikut gue untuk turun bersama. Bantu mereka menggariskan senyum; terutama dengan membantu meringankan kehidupannya.

Karena hidup bukan perkara siapa yang baik atau siapa yang terbaik. Tapi siapa yang melakukan hal baik.

_____

Akhirnya gue putuskan untuk membuat sebuah team. Nggak menargetkan berapa jumlah participants juga, siapa pun bisa ikut bantu, siapa pun bisa berbuat baik. Mau join atau enggak, terserah; gue harap kalian selalu, kapanpun, dimanapun, dengan siapapun, berbuat baik.

Team ini persembahan dari gue dan sahabat-sahabat gue, teruntuk mereka yang (sangat) membutuhkan bantuan apapun yang kami bisa, dan semampu yang kami lakukan.

Gue sebut team ini dengan nama "Up Project". Why 'Up'?

'Up' disini bukan mengartikan menyerah, penolakan atau ketidaksanggupan, tapi 'Up' yang mengartikan sesuatu yang menaikkan, mengangkat, juga mengingatkan.
Menaikkan taraf hidup mereka, mengangkat derajat mereka, dan mengingatkan sesama untuk "Yuk berbuat baik yuk!".

Dan 'Up' yang gue pilih juga ada kepanjangannya. Untuk Perhatian. Nah, kata perhatian ini yang ingin gue underline di tagline Up Project ini. Karena perhatian itu diciptakan untuk dibagikan, kepada siapapun, sesama atau makhluk hidup sekalipun.

_____

Nggak ada sekalipun kata disini yang mengarah ke- sok baik, pencitraan, agar dianggap baik atau apapun itu. Bebas, mau mendefinisikan Up Project seperti apa. But Up Project just wanna do the best for all.

Bantu kami dengan doa, agar team ini bisa berjalan sesuai dengan visi-misi yang sudah kami buat.
Dan siapapun kamu, bisa menjadi bagian dari kami :)

Sunday, October 6, 2019

Santuuuy

🙍: Kenapa elo baik?

🙋: Baik itu naluri; siapa aja bisa. Nah, jahat itu pilihan

🙍: Dulu gue jahat banget yaa :(

🙋: Gpp, yang penting elo ngga gue jahatin kan? Haha

🙍: Banyak yang bilang ke gue "elo lagi sama Wilda?", "ko elo bisa sih sama dia?". Aneh ya mereka tuh

🙋: Haha biarin aja. Nyamannya mereka ya mungkin begitu. Jangan diusik nanti baper haha

🙍: Elo jadi jelek deh, di mata mereka :(

🙋: Salah gue sih, gue kalo udah kesel banget sama orang, keliatan banget. Ngga bisa fake

🙍: Tapi kan elo bisa aja jelasin awalnya gimana?

🙋: Mulut mereka banyak, tangan gue cuma dua. Lagi juga nyari pembelaan diri itu capee. Kerasnya suara mereka, itu bakal nutupin telinganya sendiri kalau kita ajak ngomong. Percuma.

🙍: Will, kalo gue udah temenan sama lu, tapi mereka tetep nggak suka sama lu, gimana?

🙋: Gpp kali Buu haha. Nggak semua orang harus disukai banyak orang ko. Santai ajaa
🙋: Kayak elo sekarang dateng. Apa gue ngebahas yang dulu? Apa gue tanya kenapa elo ngomongin gue yang engga-engga dulu? Yang dulu ya dulu. Semua orang bisa bisa berubah tiap detiknya. Jadi sayang kalau kita acuh sama kebaikan baru

***

Satu-satunya yang tidak akan membuatmu menyesal atas itu selamanya ialah perilaku akhlaq baikmu kepada semua orang; walaupun mereka menyambutmu dengan tidak baik. Sebab seorang mukmin yang paling mulia disisi Allah SWT adalah yang berakhlaq baik —M. Al-Bagir.

Jangan mau makan hasil cernaan orang lain. Kita harus coba makanan itu sendiri. Karena proses metabolisme tubuh setiap orang, responnya berbeda.

Saturday, August 3, 2019

Daun Sirih

Melanjutkan konten sebelumnya. Gue akan bahas tips dari 'nature'.

Gue juga masih pakai skincare dengan konsep 'back to nature' -diih gaya ahah.
Simple nih gue kasih bocoran buat yang skin type-nya sama kayak gue.

Masker daun sirih.
Iyaaa. Yeuh jangan ketawa gitu dah, nanti diketawain sama efeknya baru diem deh.
Nggak usah bilang kayak nenek-nenek, toh nggak semua nenek-nenek gunain sirih ahah.

Daun sirih ini punya kandungan polifenol, minyak atsiri yang mampu mengeringkan jerawat yang meradang, chavicol yang mampu melindungi kulit dari serangan si bakteri (P. Acne) penyebab jerawat dan beruntusan. Mekanisme kerja daun sirih ini sebagai antiseptik; mencegah dan menghilangkan wajah. Eh jerawat di wajah maksudnya ahaha. Mantap banget buat oily skin. Bisa juga mencerahkan kulit kusam -yang mukanya kayak duit kembalian angkot. Iya gue :(

Cara pakainya banyak pilihan. Bisa digerus terus ditempel gitu aja. Digerus dan ditambah madu -kalau madu-nya ada mah. Atau direbus dan airnya buat basuh muka. Atau bisa juga ditambah garam di air rebusan itu -bukan diminum iih, buat basuh. Nah daun sirih rebusannya bisa buat pengompres jerawat juga. Tempelin aja udaaah di pipi ahah.

Rentang waktunya 15 menit cukup. Rutin tiap malam buat yang jerawatnya meradang. Seminggu 2-3 kali buat yang jerawatnya biasa. Bentar-bentar, jerawat biasa itu gimana dah. Buat gue nggak ada jerawat biasaaa :(

BTW daun muda yaa. Daun sirih yang masih mudaaa.

(Mi)Skincare

Kayaknya baru kali ini deh gue nulis konten berhubungan sama major yang gue ambil wkw maafin :(

Kali ini gue mau nulis pengalaman kulit wajah gue sama mereka (skincare yang gue pakai).
Agak nggak penting buat kalian tau sih sebenarnya, tapi seenggaknya ada lah sedikit manfaat yang bisa diambil.

***

BTW makan gue nggak pernah pantang; pedes ayoo, kacang-kacangan ayoo, berlemak ayoo. Sampai akhirnya sadar sendiri kalau ini salah banyak penyebab kulit wajah gue jadi jerawatan."Gimanasih nggak bisa ngerawat diri banget". Iyaaa :(

Awalnya cuek aja dong gue sebagai cewek yang nggak suka makeup-makeup-an. Well, sahabat gue bilang, that's not just 'bout "kecantikan" only, but 'bout "menyayangi kulit sendiri".
Dan makin kesini kok gue ngerasa jahat gitu sama wajah gue sendiri ahah.

***

Sekilas..
Sejak kuliah awal, yang nempel di muka gue cuma bedak powder and lipgloss (no colour). Di semester lima, gue baru mengenal make-up; itupun lipstick plus alis tipis-tipis. Iya, nggak pernah berani show up karena mindset gue udah bad banget"Ini muka lo, bukan buku gambar!" Or "Please, jangan sampe tebel, jangan sampe orang minta nomor hp lo karena nyangkanya elo badut ulang tahun!".
Sejahat itukah gue sama diri gue sendiri :(

Skip.

Padahal dosen gue selalu bilang "Sunscreen adalah skincare wajib saat keluar dan di dalam rumah".

Paham sih, seengaknya harus ada yang ditap-tap ke muka gitu, tapi nggak tau gue yang bandel banget buat nggak nurut atau gue yang ketakutan duluan takut salah pakai skincare.

I never used sunscreen or anything that!
Skincare routine gue biasa banget, asli dah.
Bangun tidur - facial wash - (bedak powder; kalau keluar rumah aja) - facial wash lagi - tidur.
Nggak pernah maskeran kayak orang-orang. Nggak pernah facial juga. Peeling apalagi.
Ahah makanya muka gue dekhil and the kumel kusut kusam banget sampe sekarang, karena ya nggak ada yang memfilter sinar UV di kulit wajah gue. Sadar itu sih.

My skin type is oily. Bangeeet. Kalah penggorengan tahu bulet. Makanya gue itu mudah sekaleee jerawatan :(
Ditambah lagi gue masih suka gonta-ganti facial wash. Kenapa? Karena hidup gue di wajah cuma gue gantungin sama facial wash -cetek banget nggak sih mindset gue ini wkw.
Dan semua brand facial wash di tv udah pernah gue cobaaa. Yang ini yang itu yang aus yang disayang yang ditinggal -lah. Hasilnya nihil. Jadi kalau liat ada iklan produk kosmetik dengan klaim bisa ini bisa itu, rasanya pengen banget gue bisikin ke telinga model iklannya "Kentuuuuuut".

Skincare gue cuma sebatas iklan di tv dan pharmacy. Ke dokter? Aah rasanya kulit wajah gue cuma bermasalah bukan berpenyakit. Jadi nggak perlu obat.
Right now gue putuskan buat pakai skincare secara random tapi lumayan terlengkapi lah kebutuhan si kulit gue ini. Sekalian gue review yaa -bukan jualan bukan, kan gue nggak buka harga ahah.

_____

Gue pakai facial wash Cetaphil, awalnya beli si mini 60ml. Dan karena udah dapat sensasi efeknya, gue beli yang 500ml. Harganya bisa checkout sendiri, yang jelas worth it banget sama hasilnya yang diam-diam ngebagusin.
Dia itu facial wash sehat, menurut gue. Karena free soap, free fragrance, pH balanced. Dan kandungan PPG-SLSnya mungkin masih dalam kadar minimal, soalnya dermatologist recommended it. Kandungan alkohol di cetaphil ini safety for use. Cetyl and stearyl alcohol terbuat dari olahan minyak sawit dan minyak kelapa. Jadi nggak akan buat kulit kering sampai pipi berasa ada yang narik gitu wkw, karena fungsi alkohol disini sebagai emulsifier dan emolien (pelembab).  Alkohol ini nabati gaes. So, nggak semua yang belakangnya alkohol itu nggak aman ya.
Nggak ada yang nggak bahaya bahan kimia masuk ke dalam tubuh tuh, cuma selama masih dalam batas aman yaa is fine.

Free soap itu bagus, karena busa itu bisa merusak kelembaban alami kulit yang harusnya ada di kulit wajah dan malah jadi kering, yang ada kadar sebum wajah bertambah banyak. Jadilah kau jerawatan wkw.
Free fragrance itu penting. Bayangin coba demi wangi yang ada di produk masa kita rela ngorbanin wajah kita jadi iritasi. Sedih deh itu kulit :( padahal fragrance itu nggak penting FYI.
pH balanced juga bagus, karena bisa menyeimbangkan kadar asam basa di permukaan kulit kita, mengontrol kadar air dan minyak juga.

Durasi pemakaiannya not instant, cukup lama emang -kayak nunggu kepastian dari dia. Tapi emang ini recommended banget asli; for all skin type (better to dry skin even oily skin is ok too) and for baby skin pulaaa -makin gemeees dong, sama bayinya ahah.
Tapi gue not repurchase lagi dan beralih ke facial wash tea tree The Body Shop; 250ml harganya checkout sendiri; nggak jauh beda sih sama cetaphil.
Nggak ada problem sih selama pemakaian cetaphil, tapi face wash ini better dari cetaphil kalau untuk oily skin dan kulit berjerawat.
Cetaphil tetap jadi rutinitas kalau jerawat di kulit gue udah pada kabur.

Sunscreen yang gue pakai Loreal UV perfect (green) 30ml -iyaa yang lagi viral ini loh. Ini juga recommended banget. SPF 50/PA ++++ plusnya empaaat.
Ini skincare wajib :( karena kandungan SPF dan PA ++++ ini bakal melindungi kulit dari bahayanya sinar UV (A & B) yang ternyata bahaya banget :(
Yang gue suka itu SPF-nya. Semakin besar kandungannya maka semakin jarang berulang juga pakainya. Jadi cukup 1-2 kali aja. Simple.

Pakai sunscreennya saat diluar bahkan di dalam rumah yah, karena sinar UV bisa menembus tembok -tapi dia bukan makhluk halus kok, tenang.
FYI, sekalipun cuaca lagi adem dan matahari ketutup awan, jangan ketipu yaa. Karena sinar UV masih ada disana dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore -doi shifting kayaknya.

BTW efek pemakaiannya nampol sih menurut gue seharian pakai ini aja tanpa pakai embel-embel lain. Di touch-up pakai bedak powder juga better; powder yang gue pakai masih acak-acakan dan jarang banget pakai karena gue nggak begitu peduli powder tapi yang jelas dia wajib including salicylic acid buat wajah gue yang oily  jerawatan ini. 

Gue pakai toner Some by Mi tea tree (green series); 150ml harganya ngeseliiiin.
Ini juga nggak abis-abis soalnya jarang banget gue pakai. Karena kandungan alkohol di toner nggak bagus juga buat kulit berjerawat. Paling pakainya kalau kulit gue lagi nggak ugal-ugalan aja, emang direcommedednya to normal skin sih.
Dia good exfoliating kok, juga bikin wajah glowing gituuu ahah.

Tiap mau tidur gue pakai serum tea tree oil The Body Shop; 50ml harganya bikin pengen nangis duluuu ampun.
Kalau ini sih bisa gue bilang skincare penting nggak penting. Tapi karena kulit gue ini doyan banget jerawatan, yaa serum tea tree ini good solution banget buat gue. Not instant juga, karena dia cukup herbal; mengandung community trade organic tea tree oil.

Dan untuk kulit berjerawat betternya pakai serangkaian tea tree series dari the body shop ini. Even lama banget ngefeknya tapi nampol hasilnya and worth it juga sama harganya -belum bisa beli serangkaian akuuu :(

***

Ohiyaaa, cowok juga harus pinter-pinter merawat muka. Nggak perlu gengsi gunain skincare apapun itu; facial wash sih wajib ya. Karena nggak ada produk A khusus buat cewek - produk B khusus buat cowok. Nggak adaaa. Yang membedakan itu cuma fragrance-nya, karena kandungan zat aktifnya 100% sama.
Selama klaim-nya bagus, yaa apa salahnya cowok juga beli. Ngumpet-ngumpet aja cuma kalau beli yang kemasannya warna pink ahaha.

***

Mau skincare routine bukan bikin kinclong malah bikin missqueen :(
Tapi skincare wajib gue cuma dua kok. Facial wash and sunscreen. Nggak tau kalian berapa; mungkin lebih ahah.

Ketorolac

"Kenapa Ketorolac yang terkenal kuat justru tidak boleh digunakan terlalu lama?" Saat membahas obat nyeri, banyak orang beranggapa...