Kontrasepsi
1. Pendahuluan
-
Kontrasepsi = cara untuk mencegah kehamilan dengan metode hormonal, mekanik, atau alami
-
Tujuan:
-
Mengatur jarak kehamilan
-
Menjaga kesehatan ibu & anak
-
Mendukung rencana keluarga
Kontrasepsi = cara untuk mencegah kehamilan dengan metode hormonal, mekanik, atau alami
Tujuan:
-
Mengatur jarak kehamilan
-
Menjaga kesehatan ibu & anak
-
Mendukung rencana keluarga
2. Prinsip Pemilihan Metode
-
Sesuai usia, kesehatan, riwayat penyakit, rencana kehamilan
-
Pertimbangan menyusui → pilih yang aman untuk bayi
-
Edukasi ibu & keluarga → manfaat, risiko, cara penggunaan
Sesuai usia, kesehatan, riwayat penyakit, rencana kehamilan
Pertimbangan menyusui → pilih yang aman untuk bayi
Edukasi ibu & keluarga → manfaat, risiko, cara penggunaan
3. Jenis-jenis Kontrasepsi
A. Kontrasepsi Hormonal
Metode Kandungan Cara Pakai / Rute Kelebihan Kekurangan / Efek Samping Pil kombinasi (estrogen + progestin) Estrogen + Progestin 1 tablet/hari Regulasi menstruasi, efektif Mual, spotting, risiko trombosis jarang Pil progestin saja (mini-pill) Progestin 1 tablet/hari Aman menyusui, efektif Spotting, perubahan menstruasi Suntik progestin Progestin IM setiap 1–3 bulan Tidak perlu konsumsi tiap hari Spotting, perubahan menstruasi, penurunan kepadatan tulang Implant / susuk hormonal Progestin Subdermal, 3–5 tahun Jangka panjang, efektif Spotting, nyeri, jarang infeksi
| Metode | Kandungan | Cara Pakai / Rute | Kelebihan | Kekurangan / Efek Samping |
|---|---|---|---|---|
| Pil kombinasi (estrogen + progestin) | Estrogen + Progestin | 1 tablet/hari | Regulasi menstruasi, efektif | Mual, spotting, risiko trombosis jarang |
| Pil progestin saja (mini-pill) | Progestin | 1 tablet/hari | Aman menyusui, efektif | Spotting, perubahan menstruasi |
| Suntik progestin | Progestin | IM setiap 1–3 bulan | Tidak perlu konsumsi tiap hari | Spotting, perubahan menstruasi, penurunan kepadatan tulang |
| Implant / susuk hormonal | Progestin | Subdermal, 3–5 tahun | Jangka panjang, efektif | Spotting, nyeri, jarang infeksi |
B. Kontrasepsi Mekanik / Peralatan
Metode Cara Pakai Kelebihan Kekurangan IUD / spiral (tembaga / hormonal) Intrauterin Jangka panjang, reversibel, efektif Infeksi awal, nyeri, spotting Kondom pria Penis Lindungi dari infeksi, reversibel Risiko robek / slip Kondom wanita Vagina Lindungi dari infeksi Lebih sulit pakai, biaya lebih mahal Diafragma / cup Tutup serviks Reversibel, non-hormonal Butuh fitting, risiko iritasi
| Metode | Cara Pakai | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| IUD / spiral (tembaga / hormonal) | Intrauterin | Jangka panjang, reversibel, efektif | Infeksi awal, nyeri, spotting |
| Kondom pria | Penis | Lindungi dari infeksi, reversibel | Risiko robek / slip |
| Kondom wanita | Vagina | Lindungi dari infeksi | Lebih sulit pakai, biaya lebih mahal |
| Diafragma / cup | Tutup serviks | Reversibel, non-hormonal | Butuh fitting, risiko iritasi |
C. Kontrasepsi Alami / Fertility Awareness
Metode Cara Kelebihan Kekurangan Kalender / metode ritme Hitung masa subur Tanpa obat Kurang efektif, butuh disiplin Suhu basal tubuh Pantau suhu tubuh setiap hari Non-hormonal Rentan kesalahan, disiplin tinggi Lendir serviks Periksa perubahan lendir Non-hormonal Kurang akurat jika tidak terlatih
| Metode | Cara | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| Kalender / metode ritme | Hitung masa subur | Tanpa obat | Kurang efektif, butuh disiplin |
| Suhu basal tubuh | Pantau suhu tubuh setiap hari | Non-hormonal | Rentan kesalahan, disiplin tinggi |
| Lendir serviks | Periksa perubahan lendir | Non-hormonal | Kurang akurat jika tidak terlatih |
4. Edukasi & Konseling
-
Jelaskan cara pakai & jadwal metode yang dipilih
-
Diskusikan efek samping & tanda peringatan:
-
Spotting / perubahan menstruasi
-
Nyeri / infeksi
-
Reaksi alergi obat
-
Rencanakan kontrol & follow-up:
-
1–3 bulan setelah pemakaian
-
Pemeriksaan rutin bila ada komplikasi
Jelaskan cara pakai & jadwal metode yang dipilih
Diskusikan efek samping & tanda peringatan:
-
Spotting / perubahan menstruasi
-
Nyeri / infeksi
-
Reaksi alergi obat
Rencanakan kontrol & follow-up:
-
1–3 bulan setelah pemakaian
-
Pemeriksaan rutin bila ada komplikasi
5. Kontraindikasi / Peringatan
Metode Kontraindikasi / Peringatan Pil kombinasi Riwayat trombosis, hipertensi berat, migrain dengan aura Pil progestin / suntik Gangguan hati berat, perdarahan tidak diketahui penyebabnya IUD Infeksi pelvis aktif, kelainan uterus Kondom Alergi latex → gunakan non-latex
| Metode | Kontraindikasi / Peringatan |
|---|---|
| Pil kombinasi | Riwayat trombosis, hipertensi berat, migrain dengan aura |
| Pil progestin / suntik | Gangguan hati berat, perdarahan tidak diketahui penyebabnya |
| IUD | Infeksi pelvis aktif, kelainan uterus |
| Kondom | Alergi latex → gunakan non-latex |
No comments:
Post a Comment