Obstetri Risiko Tinggi (High Risk Pregnancy)
1. Pengertian
Kehamilan risiko tinggi = kehamilan yang memiliki kemungkinan lebih besar terjadi komplikasi pada ibu dan/atau janin dibanding kehamilan normal.
👉 Tujuan deteksi: mencegah kematian ibu & bayi
2. Faktor Risiko Kehamilan
A. Faktor Ibu
Usia
-
< 20 tahun → panggul belum matang, anemia
-
35 tahun → risiko hipertensi, diabetes, kromosom abnormal
Paritas
-
Primigravida tua
-
Grande multipara (≥ 5 kali melahirkan)
Jarak kehamilan
-
< 2 tahun → risiko anemia & prematur
B. Faktor Medis
-
Hipertensi kronis
-
Diabetes mellitus
-
Penyakit jantung
-
Anemia berat
-
Obesitas
-
Infeksi kronis
C. Faktor Obstetri Sebelumnya
-
Riwayat SC
-
Riwayat perdarahan
-
Riwayat kematian janin
-
Persalinan prematur
-
BBLR
D. Faktor Kehamilan Sekarang
-
Kehamilan ganda
-
Preeklampsia
-
Plasenta previa
-
Ketuban pecah dini
-
Pertumbuhan janin terhambat (IUGR)
3. Tanda Bahaya Kehamilan Risiko Tinggi
⚠ Perdarahan vagina
⚠ Sakit kepala hebat
⚠ Pandangan kabur
⚠ Nyeri perut hebat
⚠ Bengkak wajah & tangan
⚠ Gerakan janin berkurang
⚠ Demam tinggi
👉 Harus segera dirujuk!
4. Komplikasi Utama
A. Preeklampsia & Eklampsia
Preeklampsia
-
Tekanan darah ≥ 140/90 mmHg
-
Proteinuria
-
Edema
Eklampsia
-
Preeklampsia + kejang
Risiko:
⚠ Stroke
⚠ Gagal organ
⚠ Kematian ibu & janin
B. Perdarahan Antepartum
-
Plasenta previa → plasenta menutupi jalan lahir
-
Solusio plasenta → plasenta terlepas sebelum bayi lahir
C. Persalinan Prematur
-
Lahir < 37 minggu
-
Risiko kematian neonatal tinggi
D. IUGR (Intrauterine Growth Restriction)
Janin tidak tumbuh sesuai usia kehamilan.
Penyebab:
-
Gangguan plasenta
-
Hipertensi ibu
-
Malnutrisi
-
Infeksi
5. Penatalaksanaan oleh Bidan
A. Deteksi Dini
-
ANC rutin
-
Pemeriksaan tekanan darah
-
Pemantauan pertumbuhan janin
-
Skrining laboratorium
B. Edukasi Ibu
-
Nutrisi cukup
-
Istirahat
-
Minum obat sesuai anjuran
-
Mengenali tanda bahaya
C. Rujukan Tepat Waktu
👉 Prinsip penting: “Early detection — early referral”
6. Peran Bidan S1
Bidan S1 tidak hanya melakukan tindakan, tetapi juga:
🧠 Analisis risiko
📊 Pengambilan keputusan klinis
🏥 Koordinasi rujukan
👩👧 Edukasi keluarga
📚 Evidence-based practice
No comments:
Post a Comment