Obat-Obatan Penting di Kebidanan
1. Obat untuk Persalinan
A. Oxytocin
-
Indikasi: merangsang kontraksi rahim, mempercepat persalinan, mencegah perdarahan pasca persalinan
-
Dosis: 5 IU IV/IM, bisa ditingkatkan sesuai kondisi
-
Rute: IV, IM
-
Efek Samping: hipotensi, mual, pusing, ritme jantung abnormal janin
-
Catatan: harus diberikan di bawah pengawasan tenaga medis, monitor kontraksi & tanda vital ibu
B. Misoprostol
-
Indikasi: induksi persalinan, abortus medis, mencegah perdarahan postpartum
-
Dosis: 25–50 mcg (oral, sublingual, vaginal)
-
Efek Samping: diare, mual, kram perut
-
Catatan: sering digunakan di daerah terbatas fasilitas IV karena bisa diberikan oral/vaginal
C. Prostaglandin E2 (Dinoprostone)
-
Indikasi: induksi persalinan pada kehamilan aterm
-
Dosis: 0,5 mg gel vaginal atau sesuai protokol
-
Efek Samping: mual, muntah, diare, hiper-stimulasi rahim
2. Obat untuk Pencegahan Eklampsia & Preeklampsia
A. Magnesium Sulfate (MgSO4)
-
Indikasi: pencegahan dan pengobatan eklampsia
-
Dosis: 4–6 g IV bolus, bisa dilanjutkan 1 g/jam
-
Rute: IV
-
Efek Samping: hipotensi, depresiasi napas, gangguan refleks tendon
-
Catatan: monitor napas, refleks, urine output
B. Hydralazine / Labetalol
-
Indikasi: hipertensi akut pada preeklampsia
-
Dosis: sesuai protokol rumah sakit
-
Rute: IV
-
Efek Samping: hipotensi ibu, pusing
3. Obat Analgesik & Anestesi
A. Paracetamol
-
Indikasi: analgesik dan antipiretik
-
Dosis: 10–15 mg/kg (anak/bayi), 500–1000 mg (dewasa)
-
Rute: oral, IV
-
Efek Samping: jarang, dosis tinggi → hepatotoksik
B. NSAID (Ibuprofen, Diclofenac)
-
Indikasi: nyeri postpartum
-
Efek Samping: iritasi lambung, perdarahan, gangguan ginjal
C. Local Anesthetics (Lidocaine)
-
Indikasi: episiotomi, analgesia lokal
-
Rute: injeksi lokal
-
Efek Samping: iritasi lokal, jarang reaksi alergi
4. Obat Neonatal
A. Vitamin K
-
Indikasi: mencegah perdarahan pada bayi baru lahir
-
Dosis: 1 mg IM pada bayi baru lahir
-
Efek Samping: jarang, nyeri lokal
B. Erythromycin Eye Ointment
-
Indikasi: mencegah infeksi mata akibat Neisseria gonorrhoeae / Chlamydia
-
Rute: topikal mata
-
Efek Samping: iritasi ringan mata
C. Cefotaxime / Ampicillin
-
Indikasi: infeksi neonatal
-
Rute: IV/IM
-
Efek Samping: reaksi alergi, diare
5. Obat Kontrasepsi
A. Pil Kombinasi Oral (Estrogen + Progestin)
-
Indikasi: kontrasepsi jangka pendek
-
Efek Samping: mual, trombosis jarang, spotting
-
Catatan: tidak digunakan pada wanita dengan riwayat trombosis
B. Progestin Only (Mini Pill, Injection)
-
Indikasi: kontrasepsi aman bagi ibu menyusui
-
Efek Samping: spotting, perubahan menstruasi
C. Intrauterine Device (IUD)
-
Indikasi: kontrasepsi jangka panjang
-
Catatan: pemasangan harus oleh tenaga profesional, risiko infeksi awal
6. Prinsip Pemberian Obat di Kebidanan
-
Dosis sesuai protokol → khususnya persalinan & neonatal
-
Rute tepat → oral, IV, IM, topikal
-
Monitor efek & tanda vital → ibu & bayi
-
Perhatikan kontraindikasi → alergi, penyakit penyerta
-
Catatan administrasi → dokumentasi penting untuk keamanan pasien
No comments:
Post a Comment