Thursday, March 12, 2026

ANTIBIOTIK

ANTIBIOTIK

1. Pengertian Antibiotik

Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan atau membunuh bakteri penyebab infeksi dalam tubuh.

Antibiotik tidak bekerja pada virus, sehingga tidak efektif untuk penyakit seperti:

  • flu

  • pilek

  • demam karena virus

  • COVID

  • campak

Antibiotik hanya digunakan pada infeksi bakteri seperti:

  • infeksi saluran pernapasan

  • infeksi kulit

  • infeksi saluran kemih

  • infeksi telinga

  • pneumonia

  • tifus


2. Sejarah Penemuan Antibiotik

Antibiotik pertama ditemukan oleh Alexander Fleming pada tahun 1928.

Ia menemukan bahwa jamur Penicillium mampu membunuh bakteri.

Dari penemuan tersebut lahirlah antibiotik pertama yaitu penisilin yang kemudian menyelamatkan jutaan nyawa dari infeksi bakteri.


3. Pengertian Infeksi Bakteri

Infeksi bakteri terjadi ketika bakteri masuk dan berkembang biak dalam tubuh sehingga menyebabkan penyakit.

Contoh bakteri penyebab penyakit:

  • Streptococcus → radang tenggorokan

  • Staphylococcus → infeksi kulit

  • E. coli → infeksi saluran kemih

  • Salmonella → tifus

Gejala infeksi bakteri biasanya:

  • demam

  • nyeri

  • pembengkakan

  • kemerahan

  • keluar nanah

  • peningkatan sel darah putih


4. Mekanisme Kerja Antibiotik

Antibiotik bekerja dengan beberapa cara utama:

1. Menghambat pembentukan dinding sel bakteri

Bakteri membutuhkan dinding sel untuk mempertahankan bentuk dan kelangsungan hidupnya.

Jika dinding sel rusak, bakteri akan pecah dan mati.

Contoh:

  • penisilin

  • sefalosporin


2. Menghambat sintesis protein bakteri

Protein sangat penting untuk pertumbuhan dan reproduksi bakteri.

Antibiotik dapat menghambat pembentukan protein sehingga bakteri tidak dapat berkembang.

Contoh:

  • tetrasiklin

  • makrolida


3. Menghambat sintesis DNA bakteri

Antibiotik ini mengganggu pembentukan DNA bakteri sehingga bakteri tidak bisa berkembang biak.

Contoh:

  • kuinolon


4. Mengganggu metabolisme bakteri

Antibiotik menghambat pembentukan asam folat yang diperlukan bakteri untuk hidup.

Contoh:

  • sulfonamid

  • trimetoprim


5. Golongan Antibiotik

Antibiotik dibagi menjadi beberapa golongan berdasarkan struktur dan mekanisme kerjanya.

Golongan utama:

  1. Penisilin

  2. Sefalosporin

  3. Makrolida

  4. Tetrasiklin

  5. Kuinolon

  6. Aminoglikosida

  7. Sulfonamid


6. Golongan Penisilin

Penisilin adalah antibiotik yang bekerja dengan menghambat pembentukan dinding sel bakteri.

Contoh obat:

  • Amoksisilin

  • Ampisilin

  • Penisilin G

Indikasi:

  • infeksi saluran pernapasan

  • infeksi telinga

  • infeksi kulit

  • infeksi gigi

Dosis umum amoksisilin dewasa:
500 mg setiap 8 jam

Efek samping:

  • alergi

  • ruam kulit

  • diare


7. Golongan Sefalosporin

Sefalosporin juga bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri.

Contoh:

  • Cefadroxil

  • Cefixime

  • Ceftriaxone

Indikasi:

  • infeksi saluran kemih

  • infeksi kulit

  • pneumonia

  • infeksi telinga


8. Golongan Makrolida

Makrolida bekerja dengan menghambat sintesis protein bakteri.

Contoh:

  • Eritromisin

  • Azitromisin

  • Klaritromisin

Indikasi:

  • infeksi saluran pernapasan

  • infeksi kulit

  • infeksi tenggorokan

Makrolida sering digunakan pada pasien yang alergi penisilin.


9. Golongan Tetrasiklin

Tetrasiklin bekerja dengan menghambat sintesis protein bakteri.

Contoh:

  • Tetrasiklin

  • Doksisiklin

Indikasi:

  • jerawat

  • infeksi saluran pernapasan

  • infeksi tertentu

Efek samping:

  • perubahan warna gigi

  • gangguan lambung

Karena itu tidak dianjurkan pada anak kecil dan ibu hamil.


10. Golongan Kuinolon

Kuinolon bekerja dengan menghambat sintesis DNA bakteri.

Contoh:

  • Ciprofloxacin

  • Levofloxacin

  • Ofloxacin

Indikasi:

  • infeksi saluran kemih

  • infeksi saluran pencernaan

  • tifus

Efek samping:

  • mual

  • pusing

  • gangguan tendon


11. Resistensi Antibiotik

Resistensi antibiotik terjadi ketika bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik sehingga obat tidak lagi efektif.

Penyebab resistensi:

  • penggunaan antibiotik yang tidak tepat

  • tidak menghabiskan antibiotik

  • penggunaan antibiotik tanpa resep

  • penggunaan antibiotik berlebihan

Akibatnya:

  • infeksi menjadi lebih sulit diobati

  • membutuhkan antibiotik yang lebih kuat

  • meningkatkan risiko kematian


12. Prinsip Penggunaan Antibiotik yang Benar

Beberapa prinsip penting:

  1. Antibiotik hanya digunakan untuk infeksi bakteri

  2. Harus sesuai resep dokter

  3. Dosis harus tepat

  4. Harus dihabiskan sesuai durasi terapi

  5. Tidak boleh berbagi antibiotik dengan orang lain


13. Efek Samping Antibiotik

Beberapa efek samping yang dapat terjadi:

  • mual

  • muntah

  • diare

  • alergi

  • ruam kulit

  • gangguan fungsi hati

Efek samping serius:

  • reaksi alergi berat (anafilaksis)

No comments:

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi 1. Pengertian Sediaan oral khusus → obat yang diberikan melalui mulut dengan formula khus...