Sediaan Topikal & Transmukosal
1. Pengertian
-
Sediaan Topikal: obat yang diaplikasikan langsung ke kulit untuk efek lokal atau sistemik.
-
Sediaan Transmukosal: obat yang diberikan melalui selaput lendir (oral, nasal, vaginal, rektal) agar diserap cepat ke tubuh.
Tujuan:
-
Efek lokal → obat bekerja di area aplikasi
-
Efek sistemik → obat diserap ke aliran darah
-
Mengurangi efek samping gastrointestinal
-
Mempermudah pasien yang sulit minum obat
2. Jenis-Jenis Sediaan Topikal
A. Salep (Ointment)
-
Basis minyak atau lemak
-
Digunakan untuk: kulit kering, peradangan, luka
-
Contoh: salep antibiotik (fusidic acid), salep kortikosteroid
B. Krim (Cream)
-
Emulsi minyak dan air
-
Lebih mudah diserap dibanding salep
-
Contoh: krim anti jamur (clotrimazole)
C. Gel
-
Basis air, transparan, kering cepat
-
Cocok untuk area rambut atau kulit berminyak
-
Contoh: gel analgesik (diclofenac gel)
D. Lotion
-
Cair, mudah diaplikasikan di area luas
-
Cocok untuk kulit sensitif
-
Contoh: lotion antihistamin (calamine lotion)
E. Plaster / Patch Topikal
-
Obat dilepas perlahan ke kulit
-
Contoh: patch analgesik (lidocaine), patch antiinflamasi
3. Jenis-Jenis Sediaan Transmukosal
A. Sublingual (bawah lidah)
-
Obat diserap langsung ke aliran darah melalui lapisan mulut
-
Contoh: nitroglycerin sublingual, tablet vitamin B12
B. Buccal (pipi dalam mulut)
-
Obat ditempatkan di pipi dalam mulut
-
Contoh: tablet hormon / analgesik tertentu
C. Nasal Spray (semprotan hidung)
-
Obat diserap melalui mukosa hidung
-
Contoh: dekongestan, vaksin flu intranasal
D. Vaginal / Rektal
-
Obat diberikan melalui selaput lendir untuk efek lokal atau sistemik
-
Contoh: supositoria rektal (antipiretik untuk anak), krim antifungi vaginal
4. Keunggulan Sediaan Topikal & Transmukosal
-
Efek cepat lokal → mengurangi peradangan atau nyeri
-
Efek sistemik tanpa pencernaan → bypass lambung / usus
-
Mengurangi efek samping sistemik → dosis lebih rendah cukup efektif
-
Nyaman untuk pasien → terutama yang sulit menelan obat
5. Kekurangan
-
Penyerapan bisa terbatas pada beberapa obat
-
Risiko iritasi kulit / selaput lendir
-
Beberapa obat sensitif terhadap cahaya / udara
-
Dosis tidak selalu tepat → tergantung cara aplikasi
No comments:
Post a Comment