Thursday, March 12, 2026

PARTOGRAF (Alat Monitoring Persalinan)

PARTOGRAF (Alat Monitoring Persalinan)

1. Pengertian Partograf

Partograf adalah grafik atau lembar pemantauan yang digunakan untuk mencatat kemajuan persalinan, kondisi ibu, dan kondisi janin selama persalinan berlangsung.

Tujuan utama partograf:

  • memantau kemajuan pembukaan serviks

  • mendeteksi dini persalinan bermasalah

  • membantu bidan mengambil keputusan cepat

Partograf biasanya mulai digunakan saat persalinan memasuki fase aktif (pembukaan ≥4 cm).


2. Fungsi Partograf

Partograf memiliki beberapa fungsi penting:

1️⃣ Memantau kemajuan persalinan

Melihat apakah pembukaan serviks berjalan normal atau tidak.

2️⃣ Mendeteksi persalinan lama

Jika pembukaan lambat, bidan bisa segera mengambil tindakan.

3️⃣ Memantau kondisi bayi

Melihat apakah bayi mengalami gawat janin.

4️⃣ Memantau kondisi ibu

Seperti tekanan darah, nadi, suhu.


3. Bagian-bagian Partograf

Partograf dibagi menjadi 3 bagian besar.


BAGIAN 1

Kondisi Janin

Yang dicatat di bagian ini:

1️⃣ Denyut Jantung Janin (DJJ)

Normal:
120 – 160 kali/menit

Jika:

  • <120

  • 160

➡️ kemungkinan gawat janin

Biasanya diperiksa setiap 30 menit.


2️⃣ Air Ketuban

Dicatat dengan kode:

I = ketuban utuh
C = jernih (clear)
M = mekonium
B = darah (blood)

Jika air ketuban hijau (mekonium)
➡️ bayi kemungkinan stres.


3️⃣ Moulage (tumpang tindih tulang kepala bayi)

Saat bayi melewati panggul, tulang kepala bisa saling menumpuk.

Skala:

0 = tidak ada
1 = sedikit
2 = sedang
3 = berat

Jika moulage berat → kemungkinan panggul sempit.


BAGIAN 2

Kemajuan Persalinan

Ini bagian paling penting.


1️⃣ Pembukaan Serviks

Digambar dalam grafik.

Simbol yang dipakai:

X = pembukaan serviks

Contoh:

Jam 10 → 4 cm
Jam 12 → 6 cm
Jam 14 → 8 cm

Normalnya pembukaan bertambah sekitar:

➡️ 1 cm per jam

pada fase aktif.


2️⃣ Garis Alert Line

Garis ini menunjukkan kecepatan pembukaan normal.

Jika grafik pembukaan melewati garis ini
➡️ persalinan mulai lambat.


3️⃣ Garis Action Line

Garis ini berada 4 jam di kanan alert line.

Jika grafik melewati action line
➡️ bidan harus mengambil tindakan.

Contoh tindakan:

  • rujuk ke rumah sakit

  • stimulasi kontraksi

  • evaluasi panggul


4️⃣ Penurunan Kepala Bayi

Dicatat dengan simbol:

O

Menunjukkan seberapa jauh kepala bayi turun.

Diukur dengan station.

Station 0 = kepala sejajar tulang panggul.

Station +5 = hampir lahir.


BAGIAN 3

Kondisi Ibu

Bagian ini mencatat kondisi kesehatan ibu.


1️⃣ Kontraksi Rahim

Dicatat tiap 30 menit.

Dilihat:

  • frekuensi

  • durasi

Durasi kontraksi digambarkan dengan kotak.

Contoh:

20 detik = kotak kosong
20–40 detik = setengah kotak

40 detik = kotak penuh


2️⃣ Tekanan Darah

Biasanya diperiksa setiap 4 jam.

Normal:

sekitar 90/60 – 120/80 mmHg.

Jika terlalu tinggi bisa terjadi preeklamsia.


3️⃣ Nadi

Normal:

60 – 100 kali/menit.


4️⃣ Suhu tubuh

Normal:

36 – 37,5 °C

Jika demam → kemungkinan infeksi.


5️⃣ Urine

Dilihat:

  • jumlah

  • protein

  • aseton

Protein dalam urine bisa tanda preeklamsia.


4. Kapan Partograf Dimulai?

Partograf dimulai saat:

  • pembukaan 4 cm

  • kontraksi teratur

Ini disebut fase aktif persalinan.


5. Tanda Persalinan Tidak Normal di Partograf

Bidan harus waspada jika:

1️⃣ Pembukaan tidak bertambah
2️⃣ Grafik melewati alert line
3️⃣ Grafik melewati action line
4️⃣ DJJ abnormal
5️⃣ Kontraksi lemah

Jika ini terjadi → perlu tindakan atau rujukan.


6. Kenapa Partograf Sangat Penting?

Karena bisa mencegah:

  • persalinan lama

  • kematian ibu

  • kematian bayi

  • gawat janin

Itulah sebabnya WHO mewajibkan penggunaan partograf dalam persalinan.

No comments:

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi

Sediaan Oral Khusus & Formulasi Anak/Bayi 1. Pengertian Sediaan oral khusus → obat yang diberikan melalui mulut dengan formula khus...