Hujan..
Bisakah kutitip benci.
Aku benci terlahir saat Ia menua.
Kini,
Harus kuakui bahwa Ia telah tiada.
Sungguh,
Telah tiada.
Tolong bantu jatuhkan benci ini sejatuh-jatuhnya,
Hingga terhempas deras dari asalnya.
Di antara banyak pilihan, banyak wangi, banyak kemungkinan Tapi entah kenapa, Tidak semuanya terasa seperti “aku”. Ada beberapa harum yang t...
No comments:
Post a Comment