Aku merindukan kehilangan yang tak pernah dicari.
Dan itu kau.
-Kisah Theyia
Harum bunga ini masih seperti dulu,
Percayalah.
Aku yang mempertahankan keharumannya berharap kau dapat menjaganya.
-Kisah Theyia
Datang,
Lalu pergi.
Datang,
Lalu pergi.
Aku sudah tutup pintu ini rapat-rapat,
Tapi kau selalu mendobraknya hingga hancur.
Kau tau,
Aku yang selalu perbaiki semuanya sendiri.
-Kisah Theyia
Aku diciptakan dari kelemahan, yang kemudian diberi kekuatan. Aku tak bisa apa-apa. Aku tak memiliki apa-apa. Lantas, apa yang harus aku sombongi?
Yaa Rabb. Maafkan aku jika semua titipanMu telah ku akui, ku tunjukkan pada semua bahwa aku yang punya, aku yang bisa, aku yang mampu, aku yang hebat. Padahal jauh dari itu adalah Engkau pemilik dari segala pemilik. Bahkan 1 detik nafas yang ku hirup pun tak dapat ku miliki.
Setelah semua yang ku lakukan, Kau tak pernah bergerak untuk mengambilnya. Aku malu padamu. Aku malu.
TanpaMu, aku bagaikan sekumpulan kelemahan dari dunia ini yang tak ada artinya sama sekali, tapi Kau selalu berusaha untuk memberi kekuatan terus menerus dimana aku selalu mengabaikan itu. Kau selalu sabar menantiku untuk bersyukur, dimana nikmat yang Kau berikan tak pernah berhenti mengalir untukku.
Saat aku senang, aku melupakanMu. Tapi saat aku jatuh, Kau tak pernah melupakanku, bahkan Kau membangunkanku dengan pelukanMu.
Kau selalu merindukanku. Kau selalu menantiku. Kau selalu dekat denganku. Tapi aku lupakan semua itu.
Lantas apa pantas jika harapanku itu menjadi kekasihMu?
Berteman itu sama siapa saja. Nggak usah pilih-pilih.
Mau dia baik atau nggak baik, itu perkara akibat. Kalau dia nggak baik, apa kita harus ngelakuin hal yang sama juga?
Mau bersikap baik karena hanya mau dapat perlakuan baiknya balik? Jangan deh. Itu artinya kamu terpaksa baik.
Lakukan setulusnya. Kalaupun hanya bisa sebatas baik yang belum super baik, nggak usah dipaksain lebih.
Karena sekecil apapun kebaikan, kalau dilakukannya tulus, itu akan jauh lebih istimewa dari sekedar banyak kebaikan yang dilakukan dengan terpaksa.
Menyimpan rindu yang tak terbendung memang teramat berat.
Semalam aku bermimpi bertemu dengannya, orang yang aku cintai dalam hidup ini.
Aku memeluknya sampai tak memikirkan rasa sakit di dadaku yang sesak karena berpelukan.
Bertahun-tahun jarak ini menghalangi kerinduanku untuk bertemu dengannya.
Aku pernah merasakan kekecewaan yang amat sangat.
Hingga aku lupa akan semuanya.
Tapi semua itu berubah saat waktu dapat mengobati lukaku melaluimu.
-Kisah Theyia
"Kenapa Ketorolac yang terkenal kuat justru tidak boleh digunakan terlalu lama?" Saat membahas obat nyeri, banyak orang beranggapa...