Akankah kebahagiaan itu datang dan berdiri menjadi saksi atas kita?
Atau justru luka dan sakit yang lebih dulu mengetuk pintu,
Memastikan apa kita cukup siap untuk menemuinya?
Tolong sampaikan padanya, "Semoga dinginnya malam ini sempat untuk menyampaikan rinduku yang kian menebal, Lalu menetap sebagai kabut ...
No comments:
Post a Comment